Alami Kecelakaan Kerja, Seorang Pekerja Perusahaan Smelter di Bantaeng Kehilangan Kaki
Ajun (20), warga Dusun Kayu Loe, Desa Papanloe, Kecamatan Pa'jukukang, Kabupaten Bantaeng. Ia kehilangan kaki kirinya, lantaran mengalami kecelakaan kerja di perusahaan smelter asal Cina tersebut.
Jejakfakta.com, Bantaeng - Kecelakaan kerja kembali terjadi di perusahaan smelter PT Huadi Nickel Alloy Indonesia di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Jumat (7/4/2023) sekitar pukul 16.00 wita.
Kali ini korbannya adalah Ajun (20), warga Dusun Kayu Loe, Desa Papanloe, Kecamatan Pa'jukukang, Kabupaten Bantaeng. Ia kehilangan kaki kirinya, lantaran mengalami kecelakaan kerja di perusahaan asal Cina tersebut.
Kecelakaan kerja tersebut sempat diabadikan pekerja melalui kamera ponselnya dan tersebar di media sosial.
Baca Juga : Siaga El Nino, BPBD Gowa Perkuat Koordinasi Cegah Krisis Air hingga Karhutla
Dalam video yang beredar nampak korban tertelungkup di atas sebuah mesin yang terlihat memiliki plat besi yang tajam. Sejumlah rekan korban juga terlihat berusaha mengevakuasi korban yang terjebak dalam mesin tersebut.
Tak lama berselang, Ajun berhasil dikeluarkan oleh rekannya namun saat diangkat anggota tubuhnya sudah tidak lengkap lagi lantaran salah satu bagian tubuhnya terpotong.
Pada potongan video lain, terlihat seorang pekerja lainnya mengangkat korban yang akan dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.
Baca Juga : Sinergi Pemkot Makassar–ATR/BPN–KPK, Munafri Dorong Reformasi Pertanahan Bersih dan Transparan
Korban dirujuk ke Rumah Sakit Primaya Makassar setelah mendapat perawatan pertama di Rumah Sakit Anwar Makkatutu Bantaeng.
Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada satu pun pihak dari PT Huadi Nickel Alloy Indonesia yang bersedia memberikan keterangan mengenai peristiwa tersebut.
Peristiwa ini adalah kecelakaan kerja yang kesekian kalinya di perusahaan smelter biji nikel tersebut. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News