Ribuan Warga Solat Ied di Masjid Nurut Taubah Sulbar, Kenang Sosok Kharismatik Imam Lapeo

Ribuan warga melaksanakan Salat Idul Fitri di Masjid Nurut Taubah, di jalan Trans Sulawesi, Desa Lapeo, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat, Sabtu (22/04/2023) pagi. @Jejakfakta/Samsir

Sosok Imam Lapeo merupakan salah satu ulama kharismatik asal Pambusuang Sulbar yang aktif melakukan syiar Islam di masa hidupnya.

Jejakfakta.com, Polman - Umat Islam hari ini merayakan hari raya Idul Fitri 1444 H. Takbir dikumandangkan di seluruh penjuru nusantara. 

Ribuan warga melaksanakan Salat Idul Fitri di Masjid Nurut Taubah, Masjid peninggalan KH. Mohammad Thahir atau yang akrab dikenal Imam Lapeo, di jalan Trans Sulawesi, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat, Sabtu (22/04/2023) pagi. 

Pantauan Jejakfakta, tampak warga berbodong-bondong ke Masjid dan mengisi Shaf baik di lantai 1 dan lantai 2. Bahkan jamaah Idul Fitri meluber hingga ke jalan raya trans Sulawesi. 

Baca Juga : Bupati Yusran Pimpin Apel Perdana Usai Libur Lebaran, Disiplin ASN Pangkep Capai 98 Persen

Masjid peninggalan Imam Lapeo, salah satu tempat favorit untuk menunaikan Solat Idul Fitri, baik warga setempat maupun dari luar Desa Lapeo. 

"Saya bukan dari desa sini, tapi setiap lebaran solat di sini," ujar Cukuli kepada Jejakfakta.com, Sabtu (22/04/2023). 

Tak hanya itu, kata Cukuli, bahkan banyak warga dari luar Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat yang memilih Salat di Masjid Imam Lapeo. 

Baca Juga : Takbir Bergema di Masjid Agung Malili, Bupati Irwan Ajak Jadikan Idulfitri Momentum Akselerasi Pembangunan

"Banyak juga dari luar yang sering Salat di sini, di luar dari Sulbar," sebutnya. 

Masjid tersebut dibangun oleh KH Muhammad Tahir atau yang akrab dikenal masyarakat dengan sebutan Imam Lapeo yang juga sekaligus iman pertama sejak di bangun. Dirinya dikenal sosok yang alim dan kharimatik, yang lahir di Pambusuang, Kabupaten Polman pada tahun 1838 Masehi. 

Selain itu, sosok Imam Lapeo merupakan salah satu ulama yang ada di Sulbar yang aktif melakukan syiar Islam di masa hidupnya hingga di tanah Bugis, Sulawesi Selatan. 

Baca Juga : Bupati Yusran Shalat Id di Pegunungan, Warga: "Beliau Dekat dengan Kami"

Sampai hari ini, nilai-nilai yang diajarkan Iman Lapeo masih sangat kental di kalangan masyarakat, maka tak wajar jika Masjid Imam Lapeo dianggap penuh berkah dan Karomah. Dengan begitu ribuan warga dari berbagai daerah aktif mendatangi Masjid tersebut. 

Tak hanya itu, makam Imam Lapeo tepat berada di samping Masjid, di mana warga biasanya sekaligus melakukan ziarah makam. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru