MUI Tanggapi Postingan Foto Salat Berjamaah Campur di Indramayu
Warganet ramai-ramai mempertanyakan postingan foto karena ada jamaah perempuan bercampur di saf laki-laki.
Indramayu - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menanggapi viralnya foto kontroversial bergambar pelaksanaan salat Ied di Pondok Pesantren Az-Zaitun Indramayu. Foto salat berjamaah dengan saf laki-laki bercampur jamaah wanita tanpa pembatas.
Sekretaris Komisi Fatwa MUI KH Miftahul Huda yang dikonfirmasi Republika, Ahad (24/4/2023), menyampaikan beberapa hal terkait foto tersebut.
Pertama, hukum meluruskan dan merapatkan saf dalam salat jamaah adalah sunnah.
Baca Juga : Pesantren Al-Zaytun Indramayu Nyanyikan Salam ala Yahudi, MUI Bereaksi
Kedua, aturan saf salat jamaah yang disunnahkan adalah hendaknya belakang imam diisi kaum laki-laki, kemudian setelah shafnya penuh diisi oleh anak-anak, dan kemudian diisi oleh kaum wanita meskipun barisan di depannya belum penuh.
"Andaikan saf dalam salat tidak berurut seperti di atas, maka hukumnya makruh," kata Miftahul Huda.
Hal ini dijelaskan dalam kitab I’anatu al-Tahlibin bahwa:
Baca Juga : Pelaku Penembakan Kantor MUI Pusat Meninggal di Puskesmas, Sempat Pingsan
"Disunnahkan jika barisan sholat banyak, hendaknya belakang imam diisi oleh kaum laki-laki meskipun hamba sahaya, kemudian setelah shafnya penuh diisi oleh anak-anak, dan kemudian diisi oleh kaum wanita meskipun barisannya belum penuh... Dan bila urutan barisan tersebut disalahi, hukumnya makruh."
Ketiga, ada satu hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bahwa saf yang paling utama bagi laki-laki adalah yang paling depan dan yang paling sedikit keutamaannya bagi laki-laki adalah yang paling belakang.
"Sebaliknya, dalam shaf sholat bagi perempuan (jika sholat jamaah kumpul dengan laki-laki dalam satu tempat) yang paling utama adalah yang paling belakang (dalam keadaan bukan makmum masbuq/tertinggal)," ujarnya.
Baca Juga : MUI Pusat Bentuk Pesantren Lansia, Mensos: Banyak Lansia Sebatang Kara
Postingan foto salat Idulfitri di Masjid Rahmatan Lil Alamin Ponpes Al-Zaytun, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, heboh di jagat maya Indonesia sejak Sabtu (22/4/2023).
Warganet ramai-ramai mempertanyakan karena ada jamaah perempuan bercampur di saf laki-laki. (Umar Mukhtar/Republika)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News