PDAM Makassar Sosialisasi Aturan Air Limbah Domestik di Hotel Royal Bay, Komisi B Hadir

Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik, di Royal Bay Hotel, Jl Sultan Hasanuddin No.24, Kota Makassar, Sabtu (29/4/2023).

IPAL Makassar, dalam proses pembangunannya, tak luput dari kritik masyarakat karena proyek banyak merusak utilitas kota seperti jalan.

Makassar - Makassar dikenal sebagai kota dengan masyarakat plural dan dinamis. Masyarakat kota Daeng punya respon beragam dan meriah tiap pemerintah meluncurkan program, yang terkini: program pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang dicanangkan oleh pemerintah pusat dan diperuntukkan untuk masyarakat Kota Makassar.

IPAL Makassar, dalam proses pembangunannya, tak luput dari kritik masyarakat karena proyek banyak merusak utilitas kota seperti jalan.

Direktur IPAL Perumda Air Minum Kota Makassar Ayman Adnan, mengatakan, pemerintah pusat mengapresiasi semangat Pemerintah Kota Makassar dalam kemandirian mengelola air limbahnya.

Baca Juga : Tinjau IPAL Losari, Wali Kota Munafri dan Dirjen Cipta Karya Bahas Perluasan Layanan

"Bahkan Peraturan Daerah kita merupakan yang pertama di Indonesia dan menjadi role model serta percontohan untuk daerah lain," kata Ayman dalam sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik, di Royal Bay Hotel, Jl Sultan Hasanuddin No.24, Kota Makassar, Sabtu (29/4/2023).

Budi Hastuti dari Komisi B DPRD Kota Makassar Fraksi Partai Gerindra juga hadir sebagai pembicara sosialisasi tersebut.

"Beberapa kota dan kabupaten melakukan studi banding dan ingin belajar banyak ke Kota Makassar tentang Perda kita yang sangat concern serta fokus untuk mengelola air limbah," kata Ayman.

Baca Juga : Dirjen Cipta Karya ke IPAL Losari, Terungkap Alokasi Rp 9 Miliar Tanpa Legalitas, Hamzah Harap Kepastian Hukum

Ayman menambahkan bahwa masih ada beberapa pasal yangn butuh perbaikan agar pengolahan air limbah ini menjadi maksimal. 

“Sebagai masyarakat Kota Makassar kita harus bangga karena ada IPAL Losari yang sementara dibangun dan segera akan beroperasi, IPAL Losari ini adalah yang terbesar di Indonesia dan paling modern di Asia Tenggara," kata Ayman.

Budi Hastuti menyampaikan bahwa PDAM Kota Makassar harus diberi dukungan agar tidak ada dualisme pengelola.

Baca Juga : Gerak Cepat Appi-Aliyah, Bantu Warga Makassar Air Bersih di Dua Kecamatan

"Saya di Komisi B sangat serius mendukung pengelolaan air limbah ini dapat beroperasi secepatnya dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat," kata Budi. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru