PKB Sulsel Jaring Caleg DPRD Sulsel Lewat UKK, NGO hingga Selebgram Jadi Penguji

Syamsu Rizal (kiri) di Sekretariat Bappilu PKB Sulsel, Jl Hertasning No 19, Jumat (28/4/2023).

UKK akan berlangsung selama tiga hari, yaitu Sabtu hingga Senin, 29, 30 April dan 1 Mei 2023, di LPP Bappilu PKB Sulsel, Jl Hertasning No 19, Makassar.

Makassar - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulsel akan melakukan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) Bacaleg untuk Pemilu 2024.

UKK akan berlangsung selama tiga hari, yaitu Sabtu hingga Senin, 29, 30 April dan 1 Mei 2023, di LPP Bappilu PKB Sulsel, Jl Hertasning No 19, Makassar.

Ketua Bappilu PKB Sulsel, Syamsu Rizal MI atau Deng Ical, mengatakan, UKK bakal caleg merupakan instruksi dari DPP PKB.

Baca Juga : Muswil PKB Sulsel, Munafri Tekankan Kolaborasi Parpol untuk Kawal Pembangunan

Menurut Deng Ical, mekanisme dan materi-materi dalam UKK sudah ditentukan oleh Dewan Pimpinan Pusat.

"Dengan uji kelayakan dan kepatutan bakal calon anggota legislatif ini kami menjaring bakal calon anggota yang berkualitas dan memahami aturan-aturan pemilu," kata Deng Ical di Sekretariat Bappilu PKB Sulsel, Jl Hertasning No 19, Jumat (28/4/2023).

Deng Ical menyampaikan, undangan UKK bagi bacaleg dari 11 dapil DPRD Sulsel telah dikirimkan melalui nomor ponsel dan melalui email. 

Baca Juga : Bawaslu Sulsel Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Pemilu lewat Rakor Sentra Gakkumdu dan Forum Masukan Regulasi

"Bacaleg di 11 dapil sekitar 150-an orang (bacaleg)," kata mantan Wakil Wali Kota Makassar.

Penguji bakal caleg PKB dihadirkan dari internal dan penguji luar PKB.

"Penelisnya mulai dari unsur Muhammadiyah, NU, NGO, selebgram, akademisi, pemuda serta dari internal partai," kata Deng Ical. 

Baca Juga : Wali Kota Makassar Harap Kolaborasi Erat dengan Partai Hanura Jelang Pemilu 2024

Sekretaris Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) Bappilu PKB Sulsel, Harianto Albarr, mengatakan, UKK dilakukan untuk mengukur dan meningkatkan kualitas bacaleg PKB Sulsel.

"Tentunya UKK ini akan meningkatkan kemampuan, kualitas serta peka terhadap apa yang dibutuhkan masyarakat jika terpilih," kata dia.

Terkait panelis UKK ada unsur Muhammadiyah, Harianto menegaskan PKB ingin menujukan bahwa bukan partai identik golongan tertentu tetapi partai terbuka bagi siapapun. 

Baca Juga : Lakpesdam dan Lapar Sulsel Gelar Diskusi Soal Pemilu dan Desakan Reformasi Partai Politik

"Ini membuktikan bahwa PKB partai terbuka bagi siapapun, termasuk milenial. Yang terpenting kader dan bacaleg harus punya integritas komitmen tinggi dengan partai siap memenangkan PKB dan siap menangkan dirinya," katanya.

Pada Pemilu 2019, PKB Sulsel yang diketuai Azhar Arsyad, meraih 8 kursi di DPRD Sulsel.

Untuk pemilu 2024, PKB Sulsel menargetkan setiap dapil terisi kursi. 

Baca Juga : Taufan Pawe Dorong Penguatan Wewenang Bawaslu Usai Evaluasi Pemilu Serentak

"Kita 8 kursi sama dengan PKS dan PDIP. Insya Allah kita target 2024 ini menjadi pemenang dengan setiap dapil (11 dapil) meraih kursi," katanya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru