DPW PKB Sulsel Gelar Uji Kelayakan, Azhar Harap Bacaleg Punya Komitmen Kerakyatan
"Kita paham betul kenapa muncul sampai hari ini stigmatisasi atau persepsi publik terhadap rendahnya pemihakan anggota DPR atau lemahnya kerakyatannya, itu karena proses perekrutannya tidak pernah terukur, itu yang coba kita buka," ujar Azhar Arsyad.
Jejakfakta.com, Makassar - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) untuk menegaskan komitmen para bacaleg yang mendaftarkan diri menjadi anggota DPRD Sulsel.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPW PKB Sulsel, Azhar Arsyad saat PKB menggelar Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) Bacaleg DPRD Sulsel, di kantor DPW PKB Sulsel, Sabtu (29/4/2023).
"Uji kelayakan ini kebutuhannya bukan cuma prosedural belaka. Tapi ini jauh lebih penting karena ingin mengelaborasi sejauh mana pemihakan komitmen teman-teman ketika sebelum menjadi anggota DPRD dan setelah menjadi anggota DPR," ujar Azhar Arsyad.
Baca Juga : Muswil PKB Sulsel, Munafri Tekankan Kolaborasi Parpol untuk Kawal Pembangunan
Azhar mengatakan para Bacaleg ini bukan hanya sekedar mendaftar namun mengetahui dan memahami tugas dan fungsinya sebagai Bacaleg nantinya.
"Pengalaman saya sebagai ketua fraksi sangat dibutuhkan anggota DPR yang betul-betul paham, bukan hanya punya visi tapi paham fungsi-fungisinya sebagai representasi sebagai Legislator," terangnya.
Selain itu, pihaknya juga mendatangkan beberapa panelis penguji dari berbagai bidang profesi, mulai dari publik figur, toko agama hingga aktivis NGO.
Baca Juga : Bawaslu Sulsel Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Pemilu lewat Rakor Sentra Gakkumdu dan Forum Masukan Regulasi
"Alhamdulillah di hampir semua dapil inikan di atas 100 persen caleg yang mendaftar, kita butuh DPW PKB untuk menjadi parameter yang terukur makanya tim panelis yang kita datangkan itu dari berbagai profesi, ada dari akademisi ada dari NGO, penggiat sosial media, NU, Muhammadiyah, kita betul-betul butuh perspektif yang lumayan lengkap sebelum kita menentukan apakah orang ini pantas menjadi representasi, ikut kontestasi di pemilu 2024," jelasnya.
Menurut Azhar, dengan menghadirkan berbagai kalangan dan profesi sebagai penguji Bacaleg DPRD, PKB Sulsel ingin menjadi parpol yang lebih membuka diri dan memilih Bacaleg yang lebih berkarakter.
"Artinya kita membuka diri sebenarnya karena kita paham betul kenapa muncul sampai hari ini stigmatisasi atau persepsi publik terhadap rendahnya pemihakan anggota DPR atau lemahnya kerakyatannya itu karena proses perekrutannya tidak pernah terukur, itu yang coba kita buka," pungkasnya.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Harap Kolaborasi Erat dengan Partai Hanura Jelang Pemilu 2024
Adapun seluruh panelis ekternal PKB sulsel mulai dari Aktivis seni yakni sahabat Fadli (Padi), Prof Mustari Musra dari Muhammadiyah, Prof Afiffuddin Hariza dari NU, dan Abdul Karim dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta Ambo Rijal selebgram.
Kemudian, bakal calon legislatif yang mengikuti tes di PKB Sulsel yakni 142 Bacaleg, kurang lebih 160 persen dari komposisi daerah pemilihan (Dapil). (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News