Hari Pertama Pengajuan Bacaleg di KPU Makassar Masih Sepi, Parpol Masih Konsultasi
Hari ini, kata Gunawan, ada satu parpol yang datang tadi pagi yakni Golkar, namun masih tahap konsultasi.
Jejakfakta.com, Makassar - Hari pertama dibuka pengajuan bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) DPRD kota Makassar, di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar masih sepi. Jadwal pengajuan mulai tanggal 1-14 Mei 2023.
Komisioner KPU Makassar, Gunawan Mashar mengatakan hari pertama pengajuan dibuka oleh KPU belum ada partai politik yang datang mengajukan bacalegnya.
Saat ini, kata Gunawan, partai politik masih fokus mendaftar atau mengajukan melalui aplikasi Silon dan belum mengajukan secara fisik.
Baca Juga : KPU Temui Wali Kota Makassar Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih
“Kalau hari ini, seperti kita liat belum. Mereka masih mengajukan lewat silon belum fisik, belum ada yang datang mengajukan fisik. Dan kami di KPU kota Makassar terjalin komunikasi yang intens tapi belum sampai rencana pengajuan meraka masih pada proses konsultasi penggunaan silon karena memang masih proses memasukkan persyaratan dokumen di aplikasi kami,” ujar Gunawan kepada jejakfakta.com, Senin (1/5).
Gunawan menuturkan walaupun belum ada yang mengajukan bacaleg, namun KPU kota Makassar tetap memantau partai politik yang telah mengunggah dokumen persyaratannya.
“Karena memang tahapan mulai hari ini bisa mengunggah di silon, nanti kita pantau siapa-siapa partai yang sudah mengunggah karena benar mereka masih mengurus user silonnya. Karena user silon dibuka kan sama partainya di pusat, disini hanya di aktivasi jadi mereka kordinasi dengan operator di sini bahwa mereka sudah diaktivasi,” katanya.
Baca Juga : Pemerintah Kota Makassar dan KPU Kolaborasi Siapkan Pemilihan RT/RW Demokratis
Bagi parpol yang telah mengunggah dokumennya nantinya akan diumumkan di media dan akan membawa dokumen fisik sebelum tanggal 14 Mei 2023.
Hari ini, kata Gunawan, ada satu parpol yang datang tadi pagi yakni Golkar, namun masih tahap konsultasi.
“Tadi Golkar datang konsultasi sekaligus bawah SK operator untuk silon dan kemudian Partai Ummat juga datang juga konsultasi, jadi mereka baru konsultasi semua,” pungkasnya (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News