Wisata Lejja Jadi Topik Serius Obrolan Empat Tokoh Ini 

Diskusi mantan wali kota Makassar 2004-2014, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), anggota DPR RI Supriansa, Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak serta anggota DPRD Sulsel, Selle KS Dalle, Selasa (9/5/2023). @Jejakfakta/Reza Arifuddin

Master plan disusun pemkab akhirnya melahirkan branding definitif KWA Lejja sebagai Hotspring Natural Healing Resort. 

Jejakfakta.com, Soppeng - Kabupaten Soppeng punya potensi mendunia karena satu hal. Memiliki Kawasan Wisata Alam (KWA) Lejja. Pemandian air panas dengan kandungan belerang terbaik di dunia. 

Hal ini menjadi topik hangat diskusi mantan wali kota Makassar 2004-2014, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), anggota DPR RI Supriansa, Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak serta anggota DPRD Sulsel, Selle KS Dalle, Selasa, 9 Mei 2023. 

Andi Kaswadi bercerita begitu getolnya pemkab Soppeng menyiapkan master plan pengembangan KWA Lejja. 

Baca Juga : Aliyah Mustika dan IAS Satukan Semangat Kebersamaan di Jalan Sehat FKPPI–KBPP Polri Sulsel

"Kami kebut perencanaan sehingga semua dokumen untuk mengantar Lejja menjadi kawasan wisata kelas dunia rampung," ujar bupati Soppeng dua periode itu. 

Master plan yang begitu serius disusun pemkab akhirnya melahirkan branding definitif KWA Lejja sebagai Hotspring Natural Healing Resort. 

Sudah mendapat hak pengelolaan selama 55 tahun untuk 50 Ha lahan yang masih masuk kawasan hutan konservasi, dari BKSDA. 

Baca Juga : Munafri Sowan ke Mantan Wali Kota di Momentum Idulfitri, Dari Danny hingga IAS & Andi Herry

Master plan itu juga menunjukkan besaran anggaran yang dibutuhkan Lejja mewujudkan brand itu di angka Rp150 Miliaran. 

"Insya Allah pemkab gasspol. Sudah ada bantuan Pemprov untuk Lejja sebesar Rp10 miliar tahap pertama pada 2022, tapi itu masih jauh dari cukup. Kami juga tidak berhenti menjajaki potensi investor dari berbagai negara. Utamanya Jepang," ujar Kaswadi. 

Selle selaku anggota DPRD Sulsel dari Soppeng siap ikut mengingatkan kembali bantuan tahap selanjutnya yang sudah dijanjikan pemprov. 

Baca Juga : Buka Puasa Bersama di Rujab Wawali, Aliyah Mustika Ilham: Ramadan Momentum Pererat Silaturahmi Keluarga

"Yang patut dikejar terkait pengembangan Lejja ini adalah asas manfaat yang begitu besar. Tidak hanya melambungkan nama Soppeng, tapi juga mengerek kehidupan ekonomi masyarakat sekitar," terang sosok yang akan kembali maju sebagai caleg itu. 

Legislator DPR RI, Supriansa telah banyak membangun komunikasi mendorong perhatian pemerintah pusat untuk Lejja. Meski itu tidak menjadi bagian tupoksi komisi III (hukum) yang dihuninya saat ini. 

"Itu tetap menjadi tanggung jawab sebagai wakil Sulsel di DPR RI," kata politisi Golkar ini. 

Baca Juga : Ilham Arief Sirajuddin Hadiri Peringatan Nuzul Quran Golkar Sulsel, Momentum Perkuat Silaturahmi dan Konsolidasi Kader Jelang Musda

IAS yang belakangan menegaskan diri siap bertarung pada pilgub Sulsel 2024 mendatang mengapresiasi upaya seluruh elemen yang bahu membahu mendorong Lejja menjadi wisata kelas dunia. 

"Tapi, catatan pribadi saya untuk Lejja adalah akses dari kota Makassar yang sebaiknya tidak lebih dari 3 jam melalui perjalanan darat. Harus berani merampungkan pembukaan jalur Soppeng Barru. Lalu, melakukan promosi gila-gilaan ke mancanegara. Saya berharap Lejja ke depan menjadi permata pariwisata Sulsel," tegas IAS. 

Keempat tokoh ini bertemu di kediaman Supriansa, di Kecamatan Donri-donri, Soppeng. Mereka hadir ikut mengenang 40 hari berpulangnya ibunda Supriansa, Hj  Sitti Binti Pallajareng. Almarhumah tutup usia pada 30 Maret 2023 lalu. 

Baca Juga : Momentum Ramadan, Aliyah Mustika Ilham dan KKLR Sulsel Pererat Kebersamaan dan Persaudaraan

Tamu yang terus berdatangan seolah tidak sanggup memutus hangatnya obrolan keempat tokoh tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru