Diduga Masalah Asmara, Seorang Remaja di Makassar Ditikam OTK
"Gara-gara cewe, ini korban ada cewe dia temani mungkin mantannya (pelaku) ketemu di warkop," jelas Fauzi kepada Wartawan, Kamis (11/5/2023).
Jejakfakta.com, Makassar - Seorang remaja berinisial LK (16) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan mengalami penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam dari Orang Tak Dikenal (OTK) pada Kamis 11 Mei 2023.
Berdasarkan informasi yang didapat bahwa peristiwa tersebut dilatarbelakangi persoalan asmara.
Keluarga korban bernama Fauzi saat ditanya wartawan menceritakan, peristiwa tersebut bermula saat korban tengah bersama seorang perempuan yang diduga kekasihnya. Namun, peristiwa tersebut terjadi setelah korban bertemu pelaku yang diduga mantan kekasih perempuan yang tengah bersamanya.
Baca Juga : Kematian IRT di Makassar Diduga Tidak Wajar, Polisi Bongkar Makam untuk Autopsi
"Gara-gara cewe, ini korban ada cewe dia temani mungkin mantannya (pelaku) ketemu di warkop," jelas Fauzi kepada Wartawan, Kamis (11/5/2023).
Dikatakan Fauzi, korban yang tengah bersama perempuan tersebut, terlihat sudah gelisah sesaat sebelum kejadian berlangsung.
"Korban pas datang memang saya lihat sudah gelisah sama cewenya, baru juga saya liat itu cewe," lanjutnya.
Baca Juga : Enam Polisi Diduga Aniaya dan Peras Pemuda di Takalar, Terancam Dipecat
Lanjut Fauzi, tak lama berselang setelah korban datang ke lokasi, tiba-tiba korban lari dengan bersimbah darah di tangannya.
"Lari ke sini sudah banyak darah, saya suruh ke rumah sakit sudah pucat," katanya.
Menurutnya, korban mengalami luka karena saat penganiayaan dirinya menangkis serangan tersebut sehingga tangannya mengalami luka.
Baca Juga : Yusuf Saputra Akui Ditekan untuk Damai dalam Kasus Dugaan Pemerasan oleh Oknum Polisi Makassar
"Dia mau ditusuk tapi dia tangkis melawan, jadi kena tangannya," jelasnya.
Kapolsek Mamajang, Kompol Sulkarnain saat dikonfirmasi wartawan, mengatakan, korban tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit. Sementara pelaku penganiayaan masih dalam pengejeran kepolisian. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News