Bissu Eka Berangkat Haji, Jadi Ketua Rombongan Kloter 22 Embarkasi Makassar
"Sebenarnya saya banyak persiapan, dari ujung kaki sampai ujung rambut, karena kemarin tahun 2020 saya sudah gunting rambut dan meninggalkan semua atribut kewanitaan (bissu)," kata Rustam Eka alias Bissu Eka.
Jejakfakta.com, Makassar - Kahar Eka Haeruddin atau akrab disapa Bissu Eka Asal Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan (Sulsel) mengucapkan rasa syukur bisa berangkat ibadah haji ke Tanah Suci tahun ini meski harus menunggu selama 13 tahun.
"Syukur Alhamdulillah pelayanannya memuaskan, walaupun penantian yang panjang saya 13 tahun menunggu. Seharusnya tahun 2020 sudah berangkat, tapi karena pandemi selama dua tahun dan di tahun ketiga saya dapat pengurangan kuota haji," ujar Bissu Eka, saat ditemui Jejakfakta.com, di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Kamis (08/06/2023).
Bissu Eka tergabung di kloter 22 bersama jemaah dari Bone dan Pangkep. Bissu terakhir dari Segeri Pangkep itu merasakan bahagia, selain bisa menunaikan ibadah haji, ia juga dipercayakan sebagai Ketua Rombongan, meski umurnya yang paling mudah.
Baca Juga : 133 CJH Pangkep Ikuti Manasik, Diberangkatkan 8 Mei 2026
"Sebenarnya ini kayak mimpi karena di kelompok ini saya yang lebih muda dan ada lansia dan dari berbagai profesi yang ada (polisi dan TNI). Saya tidak sangka bisa jadi ketua rombongan," katanya.
Bissu Eka menuturkan, meskipun dirinya seorang Bissu, ia berharap ibadah yang dilakukan ini tetap diberkahi Allah Subhanahu Wataala.
"Antara agama dan tradisi ada sedikit kaitannya, kalau dicari titik negatifnya itu pasti ketemu. Tapi mari kita selaraskan selama tidak menyimpang ajaran agama Islam. Kalau Bissu di Pangkep mayoritas ummat Islam, kita menunaikan ibadah haji," tuturnya.
Baca Juga : Kuota Haji Gowa Meningkat, Wamenhaj dan Bupati Gowa Lepas 1.421 JCH
"Ya pasti niat haji semoga mendapatkan haji yang mabrur," sambungnya.
Sebelum menunaikan ibadah haji, kata Bissu Eka, sudah mempersiapkan semua atribut untuk melakukan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah dan meninggalkan atribut Bissu yang selama ia ia pakai.
"Sebenarnya saya banyak persiapan, dari ujung kaki sampai ujung rambut, karena kemarin tahun 2020 saya sudah gunting rambut dan meninggalkan semua atribut kewanitaan (bissu)," ucapnya.
Baca Juga : Kuota Haji Gowa Melonjak Tajam, 1.419 JCH Ikuti Manasik Terintegrasi Jelang 2026
Selain mengikuti Manasik yang diselenggarakan pihak Kemenag Pangkep, dirinya melakukan manasik haji sendiri dan mendatangkan khusus petugas haji untuk membimbingnya.
"Kopiah saya sudah persiapkan selama seminggu lalu untuk acara manasik haji pribadi saya. Sebenarnya manasik pribadi tidak ada bedanya dengan manasik haji lainnya, pada saat itu hadirkan Kepala Kasi Haji dan pembimbing dan para pemuka agama," ungkapnya.
Sebelum berangkat ke Tana Suci, Bissu Eka juga mempersiapkan obat-obatan, apalagi ia masih kelelahah usai melakukan manasik haji sendiri.
Baca Juga : Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI di Asrama Haji Embarkasi Makassar
"Paling tidak persiapan obat-obatan, bahkan ini masih di Indonesia suara saya sudah serak mungkin kecapean dari daerah karena hampir sebulan ini acara manasik haji pribadi," pungkasnya.
Bissu Eka berangkat ke Jeddah pada Jumat (9/6/2023) pukul 00.05 Wita dini hari tadi. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News