BMKG Makassar Ingatkan Dampak El Nino di Wilayah Pesisir, Waspada Kebakaran

Ilustrasi dampak kekeringan di wilayah pesisir Makassar. @Jejakfakta/dok. Tribun Timur

BMKG ingatkan untuk lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas pembakaran dikarenakan kurangnya air pada atmosfer tanah.

Jejakfakta.com, Makassar - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar perkirakan adanya dampak El Nino yang dirasakan di bagian wilayah pesisir Indonesia pada awal bulan Juli hingga bulan Sepetember 2023 mendatang.

Kepala Bidang Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV - Makassar, Hanafi Hamzah mengatakan, bahwa masuknya musim kemarau saat ini berbeda di banding kemarau sebelumnya karena adanya pengaruh dampak El Nino yang membuat kemarau tahun ini lebih mengering.

“El Nino ini akan terjadi saat musim kemarau. Artinya kemarau yang biasa kita rasakan kalau normal Masih ada hujan sedikit kemudian karena pengaruh El Nino maka hujan itu sudah sangat jauh berkurang dibandingkan kemarau biasanya,” ujar Hanafi kepada Jejakfakta.com, Selasa (4/07/2023)

Baca Juga : Unismuh Makassar Jadi Lokasi Pemantauan Hilal Awal Ramadhan 2026 di Sulsel

Menurut Hanafi, peluang turunnya hujan pada musim kemarau sebelumnya bisa saja terjadi. Tapi karena adanya pengaruh El Nino maka hujan akan sulit untuk turun.

“Kemarau kita alami ini sementara masih normal. Cuman kedepannya karena indikasi semakin kuat El nino-nya maka kemungkinan hujan lebih jarang lagi. Walaupun ini masih ada, tapi untuk selanjutnya masuk Juli hingga September mungkin akan jarang terjadi,” ungkapnya.

Hanafi menuturkan, bahwa dampak El Nino bisa terjadi disebabkan kurangnya awan yang menutupi atmosfer sehingga akan terasa panas pada siang hari dan kemudian sedikit mengalami dingin di malam hari.

Baca Juga : Pemkot Makassar Tetapkan Status Siaga Cuaca, Munafri Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Ia mengingatkan untuk lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas pembakaran dikarenakan kurangnya air pada atmosfer tanah.

“Kepada masyarakat di mana saja, biasa ada kegiatan dari pemuda untuk alam harus kita hati-hati. Jangan sembarang menyalakan api di rumput di hutan karena gampang memicu api membesar dan menjalar,” tuturnya. (*)

Baca Juga : Warga Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Menang, MK Menolak Gugatan PT GKP untuk Merevisi UU PWP3K

Baca Juga : 27 Ribu Nelayan Kategori Miskin Ekstrem di Sulsel

Baca Juga : Kemarau Panjang Diprediksi Hingga November 2023, Pemprov Sulsel Imbau Masyarakat Tidak Panik

Baca Juga : Warga Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Menang, MK Menolak Gugatan PT GKP untuk Merevisi UU PWP3K

Baca Juga : 27 Ribu Nelayan Kategori Miskin Ekstrem di Sulsel

Baca Juga : Kemarau Panjang Diprediksi Hingga November 2023, Pemprov Sulsel Imbau Masyarakat Tidak Panik

Baca Juga : Warga Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Menang, MK Menolak Gugatan PT GKP untuk Merevisi UU PWP3K

Baca Juga : 27 Ribu Nelayan Kategori Miskin Ekstrem di Sulsel

Baca Juga : Kemarau Panjang Diprediksi Hingga November 2023, Pemprov Sulsel Imbau Masyarakat Tidak Panik

Baca Juga : Warga Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Menang, MK Menolak Gugatan PT GKP untuk Merevisi UU PWP3K

Baca Juga : 27 Ribu Nelayan Kategori Miskin Ekstrem di Sulsel

Baca Juga : Kemarau Panjang Diprediksi Hingga November 2023, Pemprov Sulsel Imbau Masyarakat Tidak Panik

Baca Juga : Warga Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Menang, MK Menolak Gugatan PT GKP untuk Merevisi UU PWP3K

Baca Juga : 27 Ribu Nelayan Kategori Miskin Ekstrem di Sulsel

Baca Juga : Kemarau Panjang Diprediksi Hingga November 2023, Pemprov Sulsel Imbau Masyarakat Tidak Panik

Baca Juga : Warga Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Menang, MK Menolak Gugatan PT GKP untuk Merevisi UU PWP3K

Baca Juga : 27 Ribu Nelayan Kategori Miskin Ekstrem di Sulsel

Baca Juga : Kemarau Panjang Diprediksi Hingga November 2023, Pemprov Sulsel Imbau Masyarakat Tidak Panik

Baca Juga : Warga Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Menang, MK Menolak Gugatan PT GKP untuk Merevisi UU PWP3K

Baca Juga : 27 Ribu Nelayan Kategori Miskin Ekstrem di Sulsel

Baca Juga : Kemarau Panjang Diprediksi Hingga November 2023, Pemprov Sulsel Imbau Masyarakat Tidak Panik

Baca Juga : Warga Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Menang, MK Menolak Gugatan PT GKP untuk Merevisi UU PWP3K

Baca Juga : 27 Ribu Nelayan Kategori Miskin Ekstrem di Sulsel

Baca Juga : Kemarau Panjang Diprediksi Hingga November 2023, Pemprov Sulsel Imbau Masyarakat Tidak Panik

Baca Juga : Warga Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Menang, MK Menolak Gugatan PT GKP untuk Merevisi UU PWP3K

Baca Juga : 27 Ribu Nelayan Kategori Miskin Ekstrem di Sulsel

Baca Juga : Kemarau Panjang Diprediksi Hingga November 2023, Pemprov Sulsel Imbau Masyarakat Tidak Panik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Atri Suryatri Abbas
Berita Terbaru