3 Orang Asal Wajo Pulang Lebih Awal, Tanazul Diprioritaskan Jemaah Haji Lansia
Tanazul prioritasnya diberikan kepada jemaah haji risti dan lansia.
Jejakfakta.com, Jeddah - 3 orang jemaah haji asal Kabuaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) mendapatkan Tanazul atau pulang lebih awal. Salah satunya adalah Palle Paduppai Lasalengge (98) tahun. Semula ada di kloter 39, pulang lebih awal di kloter 9.
Tanazul adalah mutasi atau perpindahan satu kelompok terbang (kloter) ke kloter lain baik kloter awal atau kloter akhir.
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1444 H/ 2023 M ini ada 676 jemaah haji yang mendapatkan persetujuan untuk menjalani tanazul.
Baca Juga : Disabilitas hingga ODGJ Dibuatkan KTP-el Lewat Program Papa Keren
Jemaah haji tanazul ini berasal dari berbagai embarkasi mulai dari Banda Aceh (BTJ), Medan (KNO), Batam (BTH), Palembang (PLM), Jakarta-Pondok Gede (JKG), Jakarta-Bekasi (JKS), Solo (SOC), Kertajati (KJT), Lombok (LOP), Surabaya (SUB), Makassar (UPG) sampai Balikpapan (BPN).
Menurutnya, tahun ini tanazul prioritasnya diberikan kepada jemaah haji risti dan lansia.
"Kita perintahkan kepada seluruh staf untuk memprioritaskan jemaah yang risti lansia bisa dipulangkan lebih dulu atau tanazul karena saya kira ini juga baik untuk kesehatan jemaah haji lansia dan risti ini," kata Menag Yaqut Cholil Qoumas di Jeddah, Kamis (6/7/2023).
Baca Juga : PPIH Embarkasi Makassar Dikukuhkan, Siap Layani 16.750 Jemaah Haji Indonesia Timur dengan Layanan Humanis
"Agar bisa kembali ke Tanah Air dan tidak perlu menunggu lebih lama di sini karena kita tahu cuacanya sangat ekstrem dan berbeda dengan situasi di Indonesia," terangnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News