Takbir Menggema Iringi Pemulangan Jemaah Haji Kloter 18 Debarkasi Makassar, Sekda Majene Ardiansyah: Aplikasikan Kebiasaan di Tanah Suci

Sekda Kabupaten Majene Sulbar, Ardiansyah, menerima secara resmi 392 jemaah haji kloter 18 dari PPIH debarkasi Makassar untuk kemudian dipulangkan ke daerah asal masing-masing, Selasa (18/7/2023). @Jejakfakta/dok. istimewa

Ardiansyah imbau jemaah aplikasikan kebiasaan ibadah di tanah suci.

Jejakfakta.com, Makassar - Sekretaris Daerah Kabupaten Majene Ardiansyah, mewakili Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menerima secara resmi 392 jemaah haji kloter 18 dari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) debarkasi Makassar untuk kemudian dipulangkan ke daerah asal masing-masing, Selasa (18/7/2023).

Mengawali sambutannya, Ardiansyah mengajak para jemaah haji yang memadati aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar untuk mengumandangkan takbir sebanyak dua kali.

“Takbir, Allahu Akbar, sekali lagi Takbir – Allahu Akbar. Dengan mengucapkan Alhamdulillahi rabbil 'alamin, mewakili pemerintah provinsi Sulawesi Barat dan jemaah dari Kab. Maros dan kota Makassar, kami menerima jemaah untuk kami kembalikan ke tempat asal masing-masing,” ucapnya.

Baca Juga : PPIH Embarkasi Makassar Dikukuhkan, Siap Layani 16.750 Jemaah Haji Indonesia Timur dengan Layanan Humanis

Sekda kelahiran Makassar tahun 1981 tersebut mengimbau kepada jemaah untuk senantiasa melaksanakan kebiasaan-kebiasaan dalam beribadah sebagaimana ketika masih berada di tanah suci.

“Tentu bapak ibu masih terngiang ketika berpisah dengan Baitullah, betapa nikmatnya shalat di depan baitullah, maka ketika tiba di tempatnya masing-masing mari kita aplikasikan kebiasaan di tanah suci itu,” imbaunya.

Mengakhiri sambutan singkatnya, Ardiyansyah tak lupa menyampaikan ucapan terimakasih atas layanan yang telah diberikan oleh PPIH embarkasi-debarkasi Makassar sehingga kloter 18 ini bisa tiba dengan selamat di tanah air.

Baca Juga : Bupati Irwan Lepas 20 Jamaah Calon Umroh Pemenang Undian Sholat Berjamaah

Ia pun kembali memekikkan takbir sebanyak tiga kali sebelum jemaah haji meninggalkan aula Arafah menuju bus yang akan mengantar mereka ke daerah asal masing-masing.

Kloter 18 yang diserahkan oleh Sekretaris PPIH debarkasi Makassar Ali Yafid ini tidak utuh kembali ke tanah air, karena satu orang jemaahnya yang berasal dari Gorontalo wafat di tanah suci.

“Jemaah kloter 18 ini tidak utuh kembali karena satu jemaahnya tinggal selama-lamanya di tanah suci, semoga almarhumah diberi tempat terbaik di sisi Allah SWT. Jemaah yang meninggal ini atas nama Zaenab Sarmo Setu asal provinsi Gorontalo,” ungkap Ali Yaafid.

Baca Juga : Bank Sulselbar Raih Penghargaan “Literasi Keuangan Teraktif – Segmen Pelajar” dari OJK

Terdapat 392 jemaah yang tergabung dalam kloter 18, dengan rincian dari Sulawesi Barat sebanyak 275 orang, Maros 83 orang, Makassar 26 orang, Gorontalo sebanyak 3 orang dan petugas kloter 5 orang.

Dalam prosesi penerimaan dan penyerahan jemah haji kloter 18 tersebut, dihadiri, Kepala Bidang Urais Kanwil Kemenag Sulsel Wahyuddin Hakim, Kabag Kesra kab. Mamasa, serta sejumlah Kepala Kantor Kemenag lingkup Kanwil Kemenag provinsi Sulawesi Barat.

Untuk diketahui, jumlah jemaah haji asal embarkasi Makassar yang telah meninggal dunia itu sebanyak 41 jemaah. Sementara untuk jumlah total jemaah haji embarkasi Makassar yang telah dipulangkan per tanggal 18 Juli 2023 sebanyak 7.045 orang dari total 16.888 yang diberangkatkan ke tanah suci dalam 44 kloter. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru