Andi Sudirman dan Khofifah Indar Parawansa Bertemu Perkuat Kerjasama Berbagai Bidang

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Ketua TP-PKK, Noaemi Octarina bertemu dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Rabu (19/7/2023). @Jejakfakta/dok. Humas Pemprov Sulsel

Membahas terkait UMKM, manajemen pemerintahan, perekonomian, pertanian, termasuk stunting dan penanganan kemiskinan.

Jejakfakta.com, Surabaya - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Ketua TP-PKK dan Dekranasda Sulsel, Noaemi Octarina bertemu dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Rabu (19/7/2023).

Pertemuan tindak lanjut Misi Dagang Jatim-Sulsel akhir tahun lalu di Sulsel dengan transaksi ratusan miliar. Dimana antar OPD juga melakukan perjanjian kerjasama.

Membahas pertemuan terkait UMKM, manajemen pemerintahan, perekonomian, pertanian, termasuk stunting dan penanganan kemiskinan.

Baca Juga : Wabup Lutim Hadiri Hari Jadi ke-24 Kota Palopo, Perkuat Sinergi Pembangunan Regional

"Kunjungan kami, di mana kemarin Ibu Gub melakukan kunjungan ke Sulsel, ada beberapa ratusan miliar transaksi bisnis dan sudah ada yang terlaksana," kata Andi Sudirman Sulaiman.

Antara Pemprov dua program jalan sudah berjalan, termasuk untuk program pembibitan dan pembenihan padi. "Dua ini kita kerjasama dan Alhamdulillah kita di Sulsel ada Mandiri Benih sudah beroperasi dan sukses tahun lalu produksinya meningkat pesat 250.000 ton," sebutnya.

Selanjutnya terkait kerajinan melakukan studi tiru terkait pembuatan baik itu kerajinan tangan dari kulit berupa tas, sepatu, topi, dompet dan asesoris lainnya.

Baca Juga : Survei: 84,9% Warga Dukung Penertiban PKL, Legitimasi Publik Perkuat Langkah Pemkot Makassar

"Kami punya potensi tetapi kami perlu sharing tentang apa yang sudah dipunya Jawa Timur dan apa yang kami miliki untuk dikembangkan," ujarnya.

"Kami bawa beberapa pengrajin di sini belajar," imbuhnya.

Sedangkan Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, misi dagang yang dilakukan sebelumnya tidak sekedar pedagang. Tetapi antara OPD juga saling melakukan perjanjian kerjasama dan follow up untuk memberikan nilai tambah produk.

Baca Juga : Tempa Mental ASN di Latsarmil Komcad, Bupati Talenrang: Disiplin dan Loyalitas Harga Mati

Di antaranya beberapa yang bisa difollow up segera. Di antatanya terdapat Balai Besar Inseminasi Buatan di Jatim, yang dapat meningkatkan jumlah sapi potong dan perah.

"Pada dasarnya banyak hal kerjasama intensif yang kita bangun antar provinsi, antar daerah," sebutnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru