Pekan Raya Sulsel Targetkan Peningkatan Perekonomian Bagi UMKM
Pekan Raya Sulsel digelar pada 28 Agustus hingga 3 September di Center Point of Indonesia (CPI).
Jejakfakta.com, Makassar - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Sulsel 2023 ke 354, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menargetkan perekonomian UMKM lebih meningkat dan berkembang melalui Pekan Raya Sulsel (PRS).
Ketua Panitia hari jadi Sulsel ke 354, Ahmadi Akil mengatakan bahwa tema “Sulsel Andalan Indonesia” menjadi ikon di HUT Sulsel berkaitan dengan harapan Pemprov dalam perkembangan perekonomian di Sulsel.
“Kenapa kita memilih tema ini, karena di bawah kepemimpinan Andi Sudirman Suliman sebagai Gubernur Sulsel saat ini Provinsi Sulsel memiliki perkembangan pesat, khususnya ekonomi, industri, pertanian, perkebunan, jasa dan lain sebagainya. Sehingga, Sulsel menjadi provinsi andalan Indonesia,” kata Ahmad Akil, Senin (24/7/2023).
Baca Juga : Bupati Irwan Teken Komitmen Pengolahan Sampah, Dorong Warga Jadi Garda Terdepan Kebersihan Luwu Timur
Saat perayaan HUT Sulsel, kata Ahmad Akil, Pemprov Sulsel mengupayakan lebih sedikit menggunakan sumber keuangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
“APBD itu hanya kurang lebih 10% saja, jadi dana terserap dari APBD itu untuk di Pekan Raya, hampir tidak ada dari APBD,” ujarnya.
Selain itu, Sulsel selalu menjadi trend setting dalam berbagai sektor. Mulai dari sektor pertanian dengan hadirnya benih mandiri yang digagas oleh Andi Sudirman Sulaiman hingga industri hilirisasi.
Baca Juga : Silaturahmi Akbar Pemprov Sulsel, Munafri–Aliyah Perkuat Sinergi Lintas Daerah dan Jejaring Kolaborasi
Rencanannya, Pekan Raya Sulsel digelar pada 28 Agustus hingga 3 September mendatang di Center Point of Indonesia (CPI) dengan berbagai rangkaian acara, seperti; festival kiliner, lomba memasak, business matching, lomba tradisional dan lain sebagainya.
“CPI filosofinya adalah kita mau mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa CPI itu adalah bagian dari pemerintah provinsi Sulawesi Selatan. Kita di sana punya lahan 75 hektar yang selama ini masyarakat melihat bahwa lahan itu tidak bermanfaat," katanya.
"Kita buktikan bahwa di Pekan Raya Sulsel lahan itu bisa dirasakan oleh masyarakat secara khusus,” sambungnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News