Survei Anies Selalu Rendah, JK: Survei di Pilgub DKI Posisi Tiga Tapi Menang

Jusuf Kalla (JK) menjadi keynote spech diacara seminar "Anak Muda untuk Politik" di Gedung DPR RI Senayan Jakarta, dalam keterangannya, Senin (31/7/2023). @Jejakfakta/Rudi Gunawan

Tersisa 197 hari Pemilu 2024, atau tepat 14 Februari 2024 mendatang.

Jejakfakta.com, Jakarta - Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla (JK) tetap optimis jika Anies Baswedan bisa memenangkan kontestasi Pemilihan Presiden 2024 mendatang. Optimisme itu tetap ada meski survei Anies masih lebih rendah dibanding dua nama lainnya yang digadang-gadang maju di Pemilu 2024.

"Tidak rendah sekali. Dan itu ada pengaruhnya (survei). Tapi dari 1200 orang yang di survei dari jumlah pemilih 205 juta nanti, itu tidak menggambarkan pilihan itu," kata JK kepada wartawan usai menjadi keynote spech diacara seminar "Anak Muda untuk Politik" di Gedung DPR RI Senayan Jakarta, dalam keterangannya, Senin (31/7/2023).

"Memang ada caranya tapi itu tidak terlalu tepat," sambungnya

Baca Juga : Jusuf Kalla Resmikan Masjid As Sholihin Yokohama, Dorong Masjid Jadi Pusat Persatuan Diaspora

Mantan Ketua Umum Golkar itu kemudian mencontohkan kemenangan Anies Baswedan di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 Silam. "Dulu di DKI juga begitu. Anies nomor tiga khan, tapi buktinya dia terpilih," tegas Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) tersebut.

Padahal lanjut JK, pemilih di DKI saat itu sekira 7 juta dengan yang disurvei 1200 orang, Anies selalu berada di urutan ketiga.

"Apalagi 1200 orang yang disurvei dengan pemilih suara sekitar 205 juta orang. Jadi itu tidak terlalu tepat," ujarnya lagi.

Baca Juga : Jusuf Kalla Tempuh Jalur Hukum, Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Bareskrim

Tersisa 197 hari Pemilu 2024, atau tepat 14 Februari 2024 mendatang, lembaga-lembaga survei terus melakukan survei. Survei tersebut kemudian dirilis kepada masyarakat.

Dari sejumlah lembaga survei, posisi Anies Baswedan memang selalu berada di urutan ketiga. Sedangkan posisi satu dan dua selalu bergantian, antara Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru