Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja, Aliyah Mustika Ilham Sosialisasi Pelatihan Vokasi kepada Masyarakat di Takalar
Siap bersaing menghadapi dunia kerja dan memiliki produktifitas tinggi.
Jejakfakta.com, Takalar - Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham bersama Kementerian Ketenagakerjaan RI gelar Sosialisasi Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Direktorat Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, di Kampung Beru Desa Tonasa, Kec. Sanrobone, Kab. Takalar, Kamis (03/08/2023).
Dalam kesempatan tersebut, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan tujuan sosialisasi guna menyebarluaskan informasi seputar upaya pemerintah dalam meningkatkan SDM Indonesia.
"Pasca pandemi memberi pengaruh terhadap perekonomian, sehingga mengharuskan kita lebih serius dalam upaya mempersiapkan SDM, dengan meningkatkan kompetensi melalui pelatihan vokasi dan pemagangan," ujarnya.
Baca Juga : Aliyah Mustika dan IAS Satukan Semangat Kebersamaan di Jalan Sehat FKPPI–KBPP Polri Sulsel
Dengan pelatihan yang disiapkan oleh Kemenaker ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja, agar siap bersaing menghadapi dunia kerja dan memiliki produktifitas tinggi.
Demikian pula disampaikan oleh Perwakilan Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Andi Sukmawati, yang memaparkan terkait pelatihan yang meliputi pelatihan teknis, manajerial, peningkatan produktifitas maupun kewirausahaan.
"Pelatihan diberikan berdasarkan Standar Kompetensi Kerja, yang dirancang sedemikian rupa agar lulusannya memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja," lanjutnya.
Berbagai pelatihan dilakukan, secara online maupun offline serta blended, melalui Balai Latihan Kerja, dan Lembaga Pelatihan Kerja ataupun pemagangan di perusahaan di dalam maupun luar negeri.
Sosialisasi ini disambut baik oleh masyarakat Takalar, demikian disampaikan salah seorang tokoh masyarakat, Fajar Dg Ngunjung, dan berharap pendampingan akan terus dilakukan, sehingga masyarakat dapat lebih memahami dan merasakan manfaat pelatihan ini. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News