Pemerintah Ingin Ganti Rumah Warga yang Rusak Berat akibat Gempa Cianjur, 2.345 Rumah Rusak

Gempa Cianjur

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (tengah) saat memberikan keterangan terkait percepatan penanganan pascagempa Cianjur M5,6 di Pendopo Bupati Cianjur, Selasa (22/11) pagi. (Komunikasi Kebencanaan BNPB/M Arfari Dwiatmodjo)

Hari ini BNPB menempatkan bantuan di Cianjur berupa: satu buah helikopter dan dana siap pakai Rp 1.5 miliar serta bantuan logistik senilai 500 juta rupiah.

Cianjur, jejakfakta.com – Pemerintah pusat bakal membangun kembali rumah-rumah warga Cianjur dan sekitarnya yang rusak berat akibat gempa 5,6 magnitudo, Senin (21/11/22) pukul 13.21 WIB. Tercatat 2.345 rumah rusak berat.

"Bagi masyarakat yang rumahnya rusak berat akan diganti oleh pemerintah, begitu tanggap darurat selesai masuk tahap tehabilitasi dan rekonstruksi, setelah itu baru membangun rumah-rumah masyarakat yang rusak berat," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat jumpa pers di Pendopo Bupati Cianjur, Cianjur, Selasa (22/11/22) pagi.

Suharyanto mendampingi Menko PMK Muhadjir Effendy saat meninjau kondisi pascagempa Cianjur ke beberapa lokasi terdampak.

Baca Juga : Penuhi Hasrat Biologis, Warga Terdampak Gempa Cianjur Dirikan 'Tenda Sakinah'

Termasuk, lanjut Suharyanto, juga infrastruktur pendukung lainnya, pemerintah tetap memberikan dukungan penuh.

"Sarana-sarana lain seperti pendidikan, masjid dan madrasah yang rusak, akan dibantu oleh kementerian terkait," katanya.

Hari ini BNPB menempatkan bantuan di Cianjur berupa: satu buah helikopter dan dana siap pakai Rp 1.5 miliar serta bantuan logistik senilai 500 juta rupiah.

Baca Juga : Komeng dan Koplak Kompak Hibur Masyarakat Terdampak Gempa Cianjur

"Untuk desa terisolir selain membuka jalan dari darat, juga disiapkan satu heli untuk distribusi logistik," tutur Suharyanto.

BNPB membuka layanan panggilan call center yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait penanganan gempa Cianjur.

"Apabila ada masyarkat yang ingin tahu kondisi keluarganya yang terkena gempa, bisa menghubungi call center 117 untuk BNPB dan nanti akan terhubung pada posko yang didirikani posko di Cianjur, sehingga semua informasi semua berasal dari posko," kata Suharyanto.

Baca Juga : Gempa Cianjur: 524 Satuan Pendidikan Terdampak, 31 Siswa Meninggal Dunia 

Peninjauan berikutnya direncanakan melihat kondisi terkini jalan yang terputus akibat tertimbun longsor di Cigenang, kemudian menuju RSUD dan lokasi terdampak lainnya.

Data sementara gempa Cianjur: 162 korban meninggal, korban luka berat dan ringan 326. Tercatat 2,345 rumah rusak berat. Sebanyak 13.400-an warga mengungsi.

Data BNPB, selain di Cianjur, di Kabupaten Bandung, satu orang alami luka sedang dan satu kepala keluarga / lima jiwa terdampak.

Baca Juga : JK: PMI Lipatgandakan Pasokan Air Bersih di Cianjur

Di Kabupaten Sukabumi sebanyak 641 kepala keluarga terdampak, delapan di antaranya mengungsi, tercatat satu orang luka berat dan sembilan orang luka ringan. Dilaporlan 641 unit rumah alami kerusakan.

Kabupaten Bogor: dilaporkan sebanyak 19 KK / 78 jiwa terdampak, empat di antaranya mengungsi dan dua orang alami luka ringan. Lima belas unit rumah alami rusak ringan dan lima unit rumah alami rusak sedang. (Abdul Muhari/BNPB)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru