Bayi 11 Bulan di Makassar Diduga Dianiaya Pacar Ibunya hingga Tewas
Polisi masih melakukan penyelidikan atas kematian bayi MAF.
Jejakfakta.com, Makassar - Seorang bayi berusia 11 bulan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) meninggal dunia diduga akibat tindakan kekerasan.
Peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Senin (7/8/2023).
Riska (23) tante korban, mengatakan, MAF diduga dianiaya oleh pacar ibunya yang mengakibatkan meninggal dunia.
Baca Juga : Kobar Nilai Polisi Brutal Tangani Unjuk Rasa Kawal Putusan MK di Makassar, 32 Mahasiswa Ditangkap
"Pengakuan mamanya (ibunya), belakangnya dipukul, satu kali dipukul. Dipukul juga bagian belakang kirinya. Ibunya juga dipukul," ujar Riska kepada wartawan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar, Selasa (8/8/2023) malam.
Riska mengaku ibu korban sempat meminta kepada pelaku untuk tidak melakukan tindakan kekerasan itu kepada anaknya. Malah ibu korban juga dibentak.
"Jangan pukul anakku, merah mi kasian belakangnya. Cuma ini pengakuannya laki-laki (ke ibu korban) diam mo ko kau (diam saja kamu). (Kemudian) na bilang mamanya, lebih baik saya pukul dari pada anakku," katanya.
Menurut penyampaian ibu korban ke Riska, bayinya mendapat tindakan kekerasan diduga karena anak itu rewel.
"Katanya gara-gara rewel ki, nakal ki ini anak-anak. Kan, namanya juga anak-anak pasti aktif-kan," katanya.
Keluarga Minta Autopsi Korban
Baca Juga : Perempuan Paruh Baya di Makassar Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya
Tidak terima atas kematian bayi MAF, pihak keluarga memutuskan untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian korban.
Pantauan Jejakfakta di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar, Selasa (8/8/2023) sekitar pukul 19.00 Wita tampak sejumah keluarga korban menunggu pihak rumah sakit menyelesaikan pemeriksaan terhadap bayi tersebut.
Juga terlihat ibu korban. Ia tampak trauma atas kehilangan anaknya. Di wajahnya terlihat luka lebam yang diduga akibat tindakan penganiayaan.
Baca Juga : Santri Ponpes di Makassar Meninggal usai Jadi Korban Perundungan
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Ridwan Hutagaol mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut.
"Benar ada kejadian begini, kita masih melakukan penyelidikan," ujarnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News