Tahun 2024 Pertamina Hanya Jual 3 Produk BBM Bensin

Foto: BBM Pertamax Green (RON 95) PT Pertamina (Persero) di SPBU Pertamina MT Haryono, Jakarta Selatan, Senin (24/7/2023). (CNBC Indonesia/Firda Dwi Muliawati)

Sejak tahun 2015 pencampuran BBM dengan ethanol 2% atau E2%, kemudian naik menjadi E5 (5% ethanol) pada 2016 dan terus meningkat menjadi E20 pada 2025.

Jejakfakta.com, Jakarta - Mulai tahun 2024, PT Pertamina (Persero) berencana hanya akan menjual tiga produk Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin, antara lain Pertamax Green 92, Pertamax Green 95, dan Pertamax Turbo (RON 98).

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (30/08/2023).

Dilansir CNBC Indonesia, Nicke menjelaskan, Pertamax Green 92 yang dimaksud ini yaitu hasil pencampuran BBM dengan nilai oktan 90 atau saat ini dikenal dengan produk Pertalite dengan bioethanol. Begitu juga dengan Pertamax Green 95 yaitu hasil pencampuran Pertamax (RON 92) dengan bioethanol. Artinya, setiap dicampur dengan bioethanol, maka nilai oktan bensin akan meningkat dari bensin yang murni hanya berbasis minyak fosil.

Baca Juga : Dua ASN di Takalar Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Belanja BBM

"Kami akan keluarkan Pertamax Green 92-Pertalite dicampur ethanol jadi 92. Jadi tahun depan 3 produk saja, Pertamax Green 92, 95 dan Turbo. Ini kita yakini dapat berikan manfaat," ungkap Nicke.

Sesuai dengan mandatori pemerintah yang sudah ada, sejak tahun 2015 pencampuran BBM dengan ethanol 2% atau E2%, kemudian naik menjadi E5 (5% ethanol) pada 2016 dan terus meningkat menjadi E20 pada 2025.

Bahkan, lanjutnya, Pertamina juga memiliki program bernama 'Langit Biru'. Pada tahap pertama, program tersebut berhasil menaikkan nilai oktan dari BBM subsidi RON 88 atau Premium menjadi RON 90 atau Pertalite.

Baca Juga : 5 Tahun Jadi Buron, Terdakwa Pengangkut BBM Ilegal di Kaltim Ditangkap di Makassar

Nah, seiring berjalannya waktu, program Langit Biru ini, sesuai dengan rencana Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), bahwa BBM yang boleh dijual sesuai dengan lingkungan adalah BBM dengan spesifikasi RON 91.

"Program Langit Biru tahap 2 dari RON 90 ke RON 92. Sesuai KLHK, oktan yang boleh dijual itu 91, aspek lingkungan menurunkan emisi karbon, bioethanol, bioenergi terpenuhi dan menurunkan impor," jelasnya.

Namun demikian, Nicke menegaskan, ini baru berupa usulan dari perseroan. Keputusan akhir menurutnya berada di tangan pemerintah.

Baca Juga : Jelang Iduladha, Pemprov Sulsel Pastikan Stok LPG dan BBM Aman

"Program (Langit Biru tahap 2) tersebut merupakan hasil kajian internal Pertamina, belum ada keputusan apapun dari pemerintah. Tentu ini akan kami usulkan dan akan kami bahas lebih lanjut," katanya.

Seperti diketahui, untuk jenis bensin, saat ini Pertamina menjual 4 produk yaitu BBM Pertalite (RON 90), Pertamax (RON 92), Pertamax Green (RON 95), dan Pertamax Turbo (RON 98).

Adapun untuk jenis BBM diesel, Pertamina menjual Biosolar (subsidi), Dexlite, dan Pertamina DEX. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru