Negara Gelontorkan Rp 6,4 Triliun untuk IKN hingga 31 Agustus
Menkeu pun melaporkan total alokasi anggaran IKN sejak 2022 sampai 2024 yaitu Rp 75,5 triliun. Rinciannya: realisasi tahun 2022 sebesar Rp 5,5 triliun, alokasi tahun 2023 Rp 29,4 triliun, dan alokasi tahun 2024 senilai Rp 40,6 triliun.
Jakarta - Pemerintah telah menggelontorkan Rp 6,4 triliun untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur hingga 31 Agustus 2023, berdasarkan laporan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Sri Mulyani, dalam konferensi pers APBN KiTa, Selasa (19/9/2023), menyebut angka realisasi tersebut sudah mencapai 21,8 persen dari total pagu yang senilai Rp 29,4 triliun.
"Untuk tahun ini total alokasi anggaran IKN sebesar Rp 29,4 triliun. Hingga saat ini, sudah terealisasi 21,8 persennya," kata Sri Mulyani dikutip dari Kontan.
Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Hadiri Eco Fashion Nusantara di IKN, Dukung Gaya Hidup Berkelanjutan
Menurut Menkeu, realisasi belanja IKN tersebut masih jauh lebih rendah dari alokasi anggaran yang disiapkan pemerintah.
Belanja IKN, kata Sri Mulyani, digunakan untuk dua fungsi utama: belanja klaster infrastruktur dan belanja klaster non infrastruktur.
Belanja infrastruktur, realisasinya mencapai Rp 4,7 triliun dari pagu yang disiapkan Rp 26,5 triliun. Infrastruktur dimaksud seperti istana negara dan kawasan inti pusat pemerintahan, kawasan permukiman untuk ASN, dan pembangunan jalan tol, duplikasi jembatan Pulau Balang Bentang Pendek dan pembangunan Bendungan Sepaku Semei, dan lainnya.
Baca Juga : Wakil Wali Kota Makassar Kunjungi RSUP Nusantara IKN, Apresiasi Konsep “Siring Hati”
Dana noninfrastruktur yang sudah dibelanjakan yakni Rp 1,6 triliun. Belanja ini untuk koordinasi penyiapan pemindahan, perencanaan pemindahan IKN.
Menkeu pun melaporkan total alokasi anggaran IKN sejak 2022 sampai 2024 yaitu Rp 75,5 triliun. Rinciannya: realisasi tahun 2022 sebesar Rp 5,5 triliun, alokasi tahun 2023 Rp 29,4 triliun, dan alokasi tahun 2024 senilai Rp 40,6 triliun.(Kontan/Kompas.com).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News