Preman Peras Pemilik Kos di Gowa, Ancam Pakai Badik dan Minta Jatah Uang

Ilustrasi preman mengamuk. @Jejakfakta/dok. Pixabay

Korban melaporkan dugaan pemerasan ke Polres Gowa. Sebelumnya, sudah pernah melapor, tapi tidak ditanggapi.

Jejakfakta.com, Gowa -- Seorang lelaki mengancam seorang perempuan menggunakan badik di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Aksi pengancaman tersebut diduga dilakukan untuk melakukan pemerasan.

Dalam rekaman video, tampak lelaki itu mengamuk di depan seorang perempuan, badik ditangannya tak bersarung.

Informasi yang didapatkan, kejadian itu berlangsung di Kelurahan Romang Polong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Baca Juga : Disdukcapil Gowa Cetak Sejarah, Pertama di Sulsel Raih ISO 27001 untuk Keamanan Data Warga

Salah satu warga setempat bernama Bakri Daeng Ngola (60), mengatakan, pelaku itu kerap datang meminta uang kepada pemilik kos. Hal itu dilakukannya lantaran tanah yang ada di lokasi tersebut diklaim sebagai miliknya.

"Dua preman itu meminta uang kepada pemilik kost. Bukan cuma pertama kali, sudah berulang kali mi," kata Bakri kepada wartawan, Selasa (26/9/23).

"Per kamar itu ada yang dimintai Rp 100.000, jadi biasa per bulan pemilik kos-kosan ada yang bayar mulai Rp 10 juta sampai Rp 35 juta," sambungnya.

Baca Juga : Gowa–Bone Eratkan Persaudaraan Lewat Ziarah Arung Palakka

Tak sampai di situ, jika tak diberi uang, kata Bakri, pelaku tersebut mengamuk hingga merusak gembok pagar. Bahkan ia menggantikan gembok pagar. Akibatnya, mahasiswa yang tinggal di dalam sempat kesulitan pergi kuliah lantaran terhalang pagar.

"Kalau tidak diberi uang, preman itu mengamuk. Bahkan preman itu merusak gembok pagar kost-kosan yang saya jaga, terus menggantinya dengan gembok baru miliknya sehingga mahasiswa yang ngekost di sana tidak bisa keluar," ujarnya.

Korban yang tak menerima aksi pelaku, iapun melaporkan kejadian itu ke kepolisian setempat.

Baca Juga : One Day One District di Biringbulu, Wabup Gowa Tegaskan Percepatan Pembangunan Infrastruktur

"Sudah kami laporkan preman itu ke Polres Gowa. Bahkan ini laporan kedua kami. Sebelumnya kami sudah melapor, tapi tidak ditanggapi," tutupnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bachtiar yang mengkonfirmasi informasi tersebut mengaku tengah melakukan penyelidikan.

"Segera kami lidik," katanya singkat. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru