10 Bonus Kesehatan Bagi Orang yang Rajin Jalan Kaki, Termasuk Cegah Kanker Usus

Olahraga jalan kaki. (BEL KA PANG/ Shutterstock).

Kesepuluh, jalan kaki dapat memperbaiki pencernaan jalan kaki 30 menit per hari juga bisa mengurangi risiko kanker usus akan tetapi juga memperbaiki pencernaan.

Hasil riset The Primary Care Companion to The Journal of Clinical Psychiatry, mengungkap, kebiasaan jalan kaki mampu meredakan buruknya suasana hati, mengurangi rasa cemas, dan depresi. 

Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) Dede Nasrullah, dalam um-surabaya.ac.id, menunjukkan segudang manfaat jalan kaki. Manfaat pertama adalah mencegah penyakit stroke dan jantung, menurunkan tekanan darah, kolesterol dan sirkulasi darah sehingga mencegah terjadinya penyakit jantung.

Manfaat kedua, mencegah penyakit diabetes. Jalan kaki dapat menurunkan risiko penyakit diabetes tipe 2 hingga 50%, hal ini karena jalan kaki dan olahraga lainnya dapat memicu kerja otot sehingga mampu meningkatkan penyerapan glukosa.

Baca Juga : Minum Kopi Ternyata Baik untuk Kesehatan, Ini Kata Ahli Gizi

Manfaat ketiga, menurunkan berat badan, berjalan kaki secara teratur dapat membantu meningkatkan respons tubuh terhadap insulin dan dapat mengurangi lemak perut, berjalan kaki 30 menit sehari bisa membakar 200 kalori per minggunya.

Manfaat keempat, meningkatkan sistem kekebelan tubuh. Olahraga jalan kaki dapat membantu meningkatkan jumlah sel kekebalan dalam tubuh. Sebuah studi menunjukkan bahwa seseorang yang berjalan kaki selama 30–45 menit setiap harinya, akan lebih jarang sakit dibandingkan dengan mereka yang tidak olahraga.

Kelima, memperkuat sendi dan tulang, jalan kaki secara teratur juga bisa meningkatkan mobilitas sendi, mencegah menurunnya masa tulang, bahkan juga mengurangi risiko keretakan.

Baca Juga : Lolos S2 di Kampus Terbaik Dunia, Rektor UIN Makassar Sebut Mari Bermimpi Seperti Edysul 

Keenam, mencegah penyakit osteoporosis, olahraga jalan kaki dapat mencegah terjadinya osteoporosis sehingga tulang tidak menjadi keropos, rapuh, dan rentan patah.

Ketujuh, menghilangkan sakit punggung, berjalan kaki mendorong perbaikan sirkulasi darah di dalam struktur tulang belakang dan memperbaiki postur tubuh dan fleksibilitas yang vital bagi kesehatan tulang belakang.

Kedelapan, menambah volume paru, jalan kaki setiap hari adalah dapat meningkatkan jumlah oksigen dalam peredaran darah. Hal ini juga dapat membantu orang bernapas lebih dalam dan lebih baik sehingga terhindar dari penyakit paru-paru.

Baca Juga : Pemerintah bakal Habiskan Rp 31 Triliun untuk Operasi Pasang Ring Jantung se-Indonesia

Kesembilan, dapat mengurangi stress, ketika berjalan kaki atau melakukan aktivitas fisik lainnya, tubuh melepaskan hormon endorfin yang dapat memperbaiki suasana hati serta mengurangi rasa cemas dan depresi.

Kesepuluh, jalan kaki dapat memperbaiki pencernaan jalan kaki 30 menit per hari juga bisa mengurangi risiko kanker usus akan tetapi juga memperbaiki pencernaan.

Hasil studi ilmuwan Stanford University, seperti diberitakan Tempo (26/7/2022), mengungkap, Indonesia merupakan negara yang paling malas jalan kaki di seluruh dunia. Rata-rata orang Indonesia hanya berjalan kaki 3.513 langkah setiap hari. Seharusnya 4000 langkah ke atas tiap hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru