Peserta AHLF untuk Disabilitas Kunjungi Masjid Terapung Makassar
Masjid Terapung Amirul Mu'minin sebagai salah satu ikon wisata di Pantai Losari Makassar.
Jejakfakta.com, Makassar -- Jelang pertemuan Forum Tingkat Tinggi ASEAN untuk Disabilitas yang dihelat pada 10 hingga 12 Oktober 2023. Sejumlah peserta sudah berdatangan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyambut salah satu peserta AHLF untuk Disabilitas, Sara Minkara, di fabel netra dari Amerika Serikat dan mengenalkan Masjid Terapung Amirul Mu'minin sebagai salah satu ikon wisata di Pantai Losari Makassar.
Tampak Danny Pomanto sapaan akrab Moh Ramdhan Pomanto berjalan menuju Masjid terapung didampingi sejumlah pejabat OPD dan berbincang terkait mendorong pembangunan fasilitas publik di Makassar yang ramah difabel, termasuk tempat ibadah.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Finish 10K MHM 2026, Lebih dari 12 Ribu Pelari Ramaikan Losari
Hal ini sejalan dengan prinsip pergelaran acara yang juga disebut ASEAN High Level Forum (AHLF) on Disability-Inclusive Development and Partnership beyond 2025. AHLF menjunjung semangat keberpihakan negara-negara ASEAN terhadap penyandang disabilitas.
Sementara itu, selain mempersiapkan akses dan fasilitas, Makassar juga sudah mempersiapkan sejumlah penari disabilitas untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan delegasi negara-negara ASEAN. Sejumlah hasil produksi wirausaha dan kerajinan tangan penyandang disabilitas juga akan dipamerkan dalam perhelatan tersebut.
Baca Juga : Makassar Genjot Perwali Inklusif, Munafri Pastikan Fasilitas Publik Ramah Disabilitas
Segala persiapan menyambut AHLF dilakukan dengan koordinasi berbagai pihak.
“Kami, dari Kementerian Sosial, berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat, menyiapkan akses yang mudah bagi disabilitas di beberapa titik di Makassar,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam keterangannya di Makassar beberapa waktu lalu.
Sepanjang September, Risma sudah dua kali ke Makassar, mengecek langsung persiapan menyambut AHLF dan memastikan tersedianya akses-akses yang ramah disabilitas.
Baca Juga : TP PKK Makassar Turun ke Sekolah, Siswa SMP Diajak Jadi Agen Perubahan Pengelolaan Sampah
Dalam forum tersebut, Kemensos akan menunjukkan salah satu best practice penanganan disabilitas melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sentra Wirajaya di Makassar.
Para delegasi akan diagendakan berkunjung ke sentra. "Kita ingin tunjukkan layanan disabilitas yang sudah kita tangani,” ujar Mensos.
Baca Juga : Perwakilan Makassar Bersinar di MTQ Maros, 31 Kafilah Lolos Final Bidik Juara Umum
AHLF on Disability-Inclusive Development and Partnership beyond 2025 merupakan salah satu rangkaian KTT ASEAN di bawah keketuaan Indonesia.
Forum ini akan mengidentifikasi tantangan-tantangan di ASEAN dalam memperkuat pembangunan inklusif disabilitas, termasuk melalui pembelajaran dari dampak situasi pandemi terhadap kehidupan para penyandang disabilitas.
Forum ini juga akan mengevaluasi kemajuan upaya pengarusutamaan penyandang disabilitas ke dalam seluruh pilar masyarakat ASEAN, serta memproyeksikan kerja sama dan kemitraan yang efektif ke depan.
Baca Juga : Hadiri Dharma Santi Nyepi, Wali Kota Makassar Ajak Warga Hindu Rawat Kerukunan dan Keberagaman
Perhelatan AHLF menjunjung semangat keberpihakan negara-negara ASEAN kepada penyandang disabilitas.
"No one left behind, jadi tidak ada seorangpun yang tertinggal termasuk disabilitas," ujar Risma. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News