Di Forum Pimpinan Daerah, PJ Gubernur Sampaikan Kesiapan Sulsel Kawal Pemilu Serentak 2024

Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Anggaran Pilkada Serentak Tahun 2024 antara Bupati/Walikota dengan KPU dan Bawaslu di Kota Makasssar, Selasa (11/10/2023). @Jejakfakta/dok. Humas Bawaslu Sulsel

Ketua Bawaslu Sulsel, Mardiana Rusli mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kedaulatan pemilih dan pemilu mendatang.

Jejakfakta.com, Makassar -- Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin menyampaikan kesiapan mengawal Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2024 mendatang. Salah satunya ditandai dengan kesiapan anggaran.

Hal tersebut disampaikan saat Rapat bersama Forkopimda dan Forkopimcam yang diawali dengan Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Anggaran Pilkada Serentak Tahun 2024 antara Bupati/Walikota dengan KPU dan Bawaslu di Kota Makasssar, Selasa (11/10/2023).

"Ini menunjukkan bahwa kita sudah siap mengawal pemilu di Sulsel. Salah satunya ditandai dengan kesiapan anggaran. Bulan ini saya pastikan selesai (NPHD) seluruhnya untuk Sulsel," kata Bahtiar dalam sambutannya, Rabu (11/10/2023).

Baca Juga : Perkuat Konsolidasi Demokrasi, Bawaslu Gowa dan Institut Aisyiyah Sulawesi Selatan Jalin Kerja Sama Strategis

Karenanya, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri ini pun meminta kabupaten/kota yang belum menyelesaikan, untuk segera menandatangani penganggaran pilkada.

“Saya minta daerah lain segera menyelesaikan (NPHD-nya). Kita akan ajukan bulan September, sehingga lebih cepat. Itulah kami sedikit maksa NPHD harus ditandatangani saat ini juga, karena jika tahapannya maju. Bulan depan setidaknya harus ada,” katanya.

"Bagaimanapun, KPU dan Bawaslu ini adalah lembaga mandiri, independen dan tetap, tugas kami mengawal," tambah Bahtiar.

Baca Juga : Dinilai Menghidupkan Otoritarianisme, OMS Sulsel Tolak Pilkada Lewat DPRD

Bahtiar juga berharap, gelaran Pemilu dan Pilkada serentak 2024 mendatang dapat berjalan aman, lancar, sukses dan damai. "Kalau bisa kita terbaik se Indonesia. Kepala daerah saya minta supportnya terkait program yang bisa meningkatkan partisipasi publik," jelas Bahtiar.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kedaulatan pemilih dan pemilu mendatang.

Ia menyebut jajaran pengawas yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Selatan siap mengawal jalannya pemilu dan pemilihan serentak 2024.

Baca Juga : LAPAR Sulsel Nilai SDM Legislator Perlu Diteliti demi Kesejahteraan Rakyat

Dalam konteks Cegah Awas dan Tindak, Bawaslu Sulawesi Selatan tentu membutuhkan perangkat struktur. Di Sulawesi Selatan kami memiliki 80 komisioner, 933 Panwascam, 3095 Panwas Kelurahan/Desa dan nantinya Bawaslu akan merekrut kembali sebanuyak 26.345 pengawas TPS yang tersebar di 24 kabupaten dan kota.

"Seluruhnya sudah siap mengawal proses pemilihan yang tengah berjalan," jelas Mardiana. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru