KPU Makassar Ajak Pemilih Pemula Tidak Golput, 31,23 Persen DPT Anak Usia di Bawah 30 Tahun
Data KPU, dari total pemilik hak pilih di Pemilu 2024 yang sudah masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT), sebanyak 31,23 persen merupakan anak muda usia 30 tahun ke bawah.
Jejakfakta.com, Makassar -- KPU Kota Makassar melalui PPK Biringkanaya dan PPS Kelurahan Sudiang Raya melaksanakan sosialisasi Pemilu 2024 di Sekolah Menengah Teknologi Industri (SMTI) pada hari Kamis (26/10/2023).
Anggota PPK Biringkanaya Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih & Partisipasi Masyarakat, Rafiuddin Anwar menyampaikan beberapa hal terkait jadwal serta tahapan pemilu dihadapan para guru dan siswa SMTI yang hadir.
Rafiuddin mengajak untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu yang akan digelar pada tanggal 14 Februari 2024, khususnya bagi pemilih pemula.
Baca Juga : Bawaslu Sulsel Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Pemilu lewat Rakor Sentra Gakkumdu dan Forum Masukan Regulasi
"Adik-adik harus memastikan untuk menggunakan hak pilihnya alias tidak golput. Selain presiden dan wakil presiden, kita juga akan memilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten/Kota," ujar Rafiuddin, kepada wartawan, Kamis (26/10/2023).
Pendidikan pemilih bagi pemilih pemula ini, kata Rafiuddin penting dilakukan karena besarnya jumlah pemilih pemula dalam pilpres dan pemilihan anggota legislatif pada Pemilu 2024 nanti.
Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU), dari total pemilik hak pilih di Pemilu 2024 yang sudah masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT), sebanyak 31,23 persen merupakan anak muda usia 30 tahun ke bawah. Sebagian dari mereka merupakan pemilih pemula.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Harap Kolaborasi Erat dengan Partai Hanura Jelang Pemilu 2024
"Jumlah pemilih muda berusia di bawah 30 tahun yang setara sepertiga dari DPT Pemilu 2024 menandakan kelompok ini punya pengaruh besar terhadap hasil pemilihan," jelasnya.
Kegiatan sosialisasi di SMTI dihadiri oleh para guru, staf, siswa, PPK Biringkanaya, PPS Kelurahan Sudiang Raya dan Panwaslu Sudiang Raya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News