PMI Operasi Bersama Bulan Sabit Merah Palestina, Mesir dan Jordania di Perbatasan Gaza
Palang Merah Indonesia (PMI) bekerjasama dengan sebuah stasiun TV Nasional, akan mengadakan malam dana kemanusiaan untuk korban konflik di Gaza, pada hari Kamis (24/11/2023) malam.
Jejakfakta.com, Hanoi -- Palang Merah Indonesia (PMI) dalam waktu dekat akan mengirim Team Tanggap Darurat dan Tenaga Kesehatan ke Gaza dan melakukan operasi bersama dengan Bulan Sabit Merah Mesir (ERCS), Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) dan Bulan Sabit Merah Jordania (JRCS).
Dalam operasi bersama ini akan dibangun gudang logistik besar di Al Irish, dekat perbatasan Mesir dengan Gaza.
Hal ini dilakukan mengingat Perang antara Israel dengan Hamas serta Hizbullah, sudah menelan 13.000 korban meninggal dunia dari warga sipil Palestina. Serta sejumlah fasilitas kesehatan dan pemukiman warga juga banyak yang hancur akibat diledakkan menggunakan roket israel.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Pastikan Korban Kebakaran Tallo Tak Terabaikan, Fokus pada Pemulihan 90 KK
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, Jusuf Kalla mengatakan bahwa operasi bersama dengan komunitas Bulan Sabit Merah negara-negara yang dekat dengan Palestina harus segera dilaksanakan, mengingat banyaknya korban jiwa dan luka yang jatuh akibat perang Israel melawan Hamas.
Pernyataan ini disampaikan Jusuf Kalla usai pertemuan dengan peserta Pertemuan ke-11 Palang Merah dan Bulan Sabit Merah se-Asia Pacific, Rabu (22/11/2023) siang di Hanoi - Vietnam.
Berdasarkan pengalaman JK yang memimpin operasi tanggap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa dan tsunami di Aceh tahun 2004 lalu, Pembangunan Gudang Logistik besar di Al Irish dan pengerahan relawan kemanusiaan secara besar-besaran masuk ke kamp-kamp pengungsian diperbatasan Gaza Selatan.
Baca Juga : BPBD Lutim Perkuat Respons Darurat, Layanan 112 Resmi Hadir untuk Masyarakat
"Gudang logistik yang dibangun nantinya, akan digunakan untuk menampung kebutuhan hidup sehari-hari para pengungsi serta alat-alat kesehatan dan material lainnya," kata JK dalam keterangan persnya, Rabu (22/11/2023).
Menurut JK, dengan membangun gudang logistik diperbatasan, akan mempermudah distribusi bantuan dan mengurangi ongkos angkut bantuan dari negara lain.
"Sebab logistik yang akan ditampung dalam gudang tersebut, bisa dibeli di Mesir. Selain jaraknya dekat, juga cocok dengan kebutuhan sehari-hari para pengungsi," jelasnya.
Baca Juga : Sentuhan Terakhir Kadinkes Lutim, dr. Adnan Ingatkan Nakes soal Kekuatan Komunikasi
JK meminta negara-negara maupun organisasi kemanusiaan dari berbagai negara, agar menyumbang dananya untuk dibelikan logistik di Mesir guna mengisi gudang logistik bersama tersebut.
"Selain itu, memasuki hari ke-50 perang Israel melawan Hamas ini, para dokter dan tenaga kesehatan yang berasal dari Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) sudah mulai kelelahan dan banyak yang menjadi korban jiwa," terangnya.
Oleh karena itu, Jusuf Kalla mengusulkan agar Federasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (IFRC) mengkordinir relawan tenaga kesehatan (dokter dan paramedis) dari negara-negara tetangga Palestina untuk bisa segera bekerja membantu para korban dipengungsian.
Baca Juga : Perkuat Sinergi Nakes, Bupati Gowa Tekankan Pelayanan Kesehatan Responsif dan Menjangkau Warga
JK juga mengusulkan untuk membangun rumah sakit di kamp-kamp pengungsian, agar para korban luka bosa segera tertangani.
Sejumlah Rumah sakit di Gaza, seperti RS. Indonesia, RS. Al Shifa, RS. Al Ahli Al Arabi serta RS Al Quds, yang selama ini dijadikan tempat pengobatan para korban konflik, saat ini kondisinya nyaris tidak bisa digunakan lagi.
"Akibat serangan bom dan pasukan infanteri Israel. Sehingga banyak korban yang dilarikan menggunakan bus ke RS Nassar kota selatan Khan Yunis," ungkap JK.
Baca Juga : Seleksi Terbuka Kapus Makassar Masuk Fase Akhir, Munafri: Semua Nakes Punya Peluang Sama
Awal November 2023 lalu PMI telah mengirim bantuan sebesar 26 ton ke Gaza menggunakan pesawat Hercules TNI-AU, bekerjasama dengan Kemenlu dan Kemenhan RI serta lembaga kemanusiaan lainnya di Indonesia.
Palang Merah Indonesia (PMI) bekerjasama dengan sebuah stasiun TV Nasional, akan mengadakan malam dana kemanusiaan untuk korban konflik di Gaza, pada hari Kamis (24/11/2023) malam.
Hasil dari penggalangan dana tersebut akan digunakan PMI untuk membeli logistik di Mesir untuk kebutuhan para pengungsi dan korban luka yang saat ini ditampung di Kamp-Kamp Pengungsian Gaza Selatan.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News