Tiga Petani di Gowa Tewas Tersambar Petir di Bale-Bale Persawahan
Lima orang petani saat itu yang sedang menggarap sawah.
Jejakfakta.com, Gowa -- Tiga petani meninggal dunia usai tersambar petir di Dusun Bukit Parigi, Desa Jonjo Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa, Sulsel, Kamis (23/11/2023).
Ketiganya ialah Daeng Nasir, Daeng Sawa, Daeng Makko.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jejakfakta.com, ketiga korban tersambar petir di bale-bale persawahan sekitar pukul 16.30 Wita. Peristiwa tersebut pun sempat menghebohkan warga setempat.
Baca Juga : Bawaslu Gowa Temukan 8 Data TMS, Ada Pemilih Meninggal dan Beralih Status Jadi TNI/Polri
Kepala Desa Jonjo, Arifin mengatakan, awalnya ada lima orang petani saat itu yang sedang menggarap sawah.
Kemudian, sesaat sebelum hujan tiga orang menuju bale-bale persawahan, sementara dua orang lainnya sementara mengambil jerami dan memindahkan gabah.
"Ada 5 orang, 1 orang sebelum hujan pergi mengambil jerami, 1 orang kasih pindah gabah. Yang 3 orang tinggal di bale-bale," ujar Arifin saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (24/11/2023).
Baca Juga : Bupati Gowa Tegaskan Peran Satpol PP Jaga Ketertiban dan Aset Daerah
Dikatakan, ketiga korban diketahui meninggal saat ada salah satu petani bernama Daeng Madi hendak lewat di Bale-bale tersebut.
Saat Daeng Madi menghampiri Bale-bale tersebut untuk memastikan ketiga petani yang dikiranya tertidur menjelang magrib itu rupanya sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
"Dia melihat ada orang di atas bale-bale sedang terbaring, terus Daeng Madi nabilang kenapa sudah sore masih ada orang tidur, jadi dihampirilah, ternyata ketiga orang itu sudah tidak bernyawa," ungkap Arifin, menceritakan kesaksian Daeng Madi.
Baca Juga : Safari Subuh Kamtibmas, Kapolresta dan Wabup Gowa Ajak Warga Perkuat Silaturahmi
Daeng Madi yang kaget mengetahui ketiga petani sudah meninggal, ia pun segera memanggil warga.
Tak lama setelah itu, ketiga petani tersebut dievakuasi oleh warga menuju rumahnya masing-masing.
"Tiga korban kemudian dievakuasi ke rumah duka masing-masing menggunakan sarung dan bambu dengan cara di tandu" ujar Arifin.
Baca Juga : Resmikan TK Mutiara Usman, Bupati Gowa Dorong Peningkatan SDM Sejak Usia Dini
Diketahui, sekitar sore, hujan deras beserta petir melanda sebagian besar kota Makassar dan Kabupaten Gowa.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News