Polisi Koboi Datangi Pesantren di Gowa Sambil Acungkan Pistol
"Diduga karena kesalahpahaman terkait aksi pelemparan ke perumahan. Dari keterangan saksi ada tiga pria yang datang dan salah satu anggota polisi emosi dan membentak," ujar Hasan Fadhlyh.
Jejakfakta.com, Makassar - Beredar video oknum anggota Polri yang bertugas di Polrestabes Makassar mengancam santri Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfizul Quran Iman Al-Zuhri Gowa.
Dalam video tersebut, anggota Polri menggunakan singlet warna putih dan mengancam santri Ponpes itu. Pria yang belakangan diketahui berpangkat Brigpol insial A terlihat emosi dan mengacungkan pistol kepada para santri.
Dikutip dari JPNN.com, Kasi Humas Polres Gowa AKP Hasan Fadhlyh membenarkan adanya laporan terkait pengancaman dan penodongan pistol terhadap santri.
Saat ini, anggota Polri itu sudah diserahkan kepada Propam Polrestabes Makassar.
"Karena dia anggota Polri itu bertugas di Mapolrestabes Makassar, jadi prosesnya di Propam Polrestabes," kata AKP Hasan Fadhlyh, Senin (28/11/2022).
Hasan Fadhlyh menerangkan peristiwa itu terjadi pada Rabu (22/11) malam.
Baca Juga : 90 Anak Gowa Berangkat ke Sekolah Rakyat, Peluang Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan
Insiden itu bermula dari adanya orang tidak dikenal (OTK) yang melakukan pelemparan botol ke Griya Yuda Mas.
Setelah itu, salah satu anggota Polri bersama warga mendatangi Ponpes tersebut.
"Diduga karena kesalahpahaman terkait aksi pelemparan ke perumahan. Dari keterangan saksi ada tiga pria yang datang dan salah satu anggota polisi emosi dan membentak," ujarnya.
Baca Juga : 21 Daerah Masuk Zona Risiko Tinggi dan Sedang, Penyempitan Ruang Sipil Dinilai Perparah Krisis Ekologis
Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto membenarkan peristiwa itu.
"Iya, benar dan sudah ditangani oleh Propam Polda Sulsel," ungkap Kombes Budhi Haryanto.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News