Jelang Nataru 2024, Polres Pelabuhan Makassar Siagakan 225 Personil Pengamanan Geraja hingga Mudik
Natal dan tahun baru diimbau tidak euforia yang biasa masyarakat seperti konvoi.
Jejakfakta.com, Makassar -- Kepolisian Resort (Polres) Pelabuhan Makassar menyiapkan sejumlah posko pengamanan menjelang perayaan hari Natal dan Tahun Baru (Nataru). Termasuk kepastian keamanan bagi gereja-gereja di wilayah hukum Polres Pelabuhan.
Salah satu posko terpadu yang rencananya akan ditempatkan di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Jalan Nusantara, Makassar. Selain untuk pengamanan, posko ini akan difungsikan untuk pelayanan bagi pemudik yang keluar masuk dari dalam Pelabuhan.
"Kami di pelaksanaan pos terpadu itu sudah lengkap. Bilamana ada penumpang yang mengalami kesusahan, kami sudah siap di pos terpadu untuk memberikan pelayanan," kata Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Yudi Frianto kepada Wartawan, Selasa (19/12/2023).
Baca Juga : Bupati Yusran Imbau Warga Rayakan Pergantian Tahun dengan Tertib dan Aman
Secara keseluruhan terdapat empat pos yang disiapkan. Tiga yang lainnya ditempatkan di lokasi yang berbeda juga untuk pelayanan dan kemananan Nataru.
Sementara untuk pengamanan gereja, Yudi mengaku telah menyiapkan pengamanan khusus untuk delapan gereja di wilayah hukumnya.
"Setiap gereja kami juga laksanakan kegiatan-kegiatan mulai dari sekarang (seperti) kegiatan sosialisasi yang dikondinasikan untuk pengamanan," ujarnya.
Baca Juga : Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan SPPG Polres Pelabuhan
Secara keseluruhan, sebanyak 225 personil yang disiapkan Polres Pelabuhan Makassar menjelang pengamanan Nataru ini.
"Untuk keseluruhan anggota Polri yang melaksanakan pengamanan tahun baru dan natal, itu 92 yang di Pos dan 163 yang kegiatan patroli dan mobile," tutur Yudi.
Lebih jauh, di moment Nataru ini, ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu bereforia berlebihan yang dapat mengganggu ketenangan masyarakat lain.
Baca Juga : Dua Pelaku Curanmor Ditangkap Kurang dari 24 Jam oleh Polres Pelabuhan Makassar
"Bilamana melaksanakan mudik agar kiranya memberitahukan Bhabinkamtibmas ataupun polisi RW sehingga kami bisa maksimal melaksanakan," imbuhnya.
"Kedua, nantinya kegiatan natal dan khususnya tahun baru, euforia yang biasa masyarakat melaksanakan dengan konvoi agar bisa dikurangi dan bisa digantikan dengan pelaksanaan kegiatan kayak doa bersama di Gereja atau di Masjid," tutupnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News