Ketemu Pihak Kerajaan Saudi, Wapres RI Ungkap Sangat Prihatin Situasi Gaza

Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin dan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Kerajaan Arab Saudi Waleed bin Abdul Karim El-Khereji, di Istana Wakil Presiden, Jl. Merdeka Selatan No.6, Jakarta Pusat, Kamis (11/01/2024). (Sumber: Setwapres).

“Kami tidak ingin gencatan senjata ini dilakukan hanya sementara, seperti yang dilakukan sebelum-sebelumnya. Yang kami inginkan adalah gencatan senjata untuk selanjutnya. Tidak ada pertikaian antara dua negara bertetangga. Yang kami inginkan adalah kehidupan yang bebas untuk warga Palestina dan Gaza,” kata Waleed.

Jakarta - Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin meluapkan isi hatinya kepada Kerajaan Arab Saudi tentang nasib rakyat Palestina di Gaza yang dibantai oleh Israel.

“Keprihatinan saya sangat mendalam terhadap situasi di Gaza. Saat ini lebih dari 23.210 orang meninggal,” kata KH Ma'ruf kepada Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Kerajaan Arab Saudi Waleed bin Abdul Karim El-Khereji, di Istana Wakil Presiden, Jl. Merdeka Selatan No.6, Jakarta Pusat, Kamis (11/01/2024).

Wamenlu Waleed kunjungan kehormatan ke Indonesia dalam rangka membahas peningkatan kerja sama kedua negara dan juga soal penyelesaian konflik di Palestina.

Baca Juga : DMI Salurkan Makanan Siap Saji dan Air Bersih untuk Pengungsi Palestina di Gaza

Wapres menegaskan Indonesia akan terus berjuang untuk Palestina. Kepada Wamenlu Waleed, Wapres pun menyampaikan tiga langkah penting yang harus dilakukan.

“Pertama, terus upayakan gencatan senjata yang lebih permanen. Kedua, penting untuk merancang bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan. Ketiga, secara serius memikirkan dimulainya proses perdamaian, guna mencapai penyelesaian dua negara,” paparnya.

Dalam pertemuan ini, Wapres pun mengapresiasi Arab Saudi sebagai anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), yang telah melakukan berbagai upaya dalam menyelesaikan konflik Israel-Palestina, termasuk menggalang dukungan dari negara-negara anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, seperti Amerika Serikat, Inggris, Tiongkok, Perancis, dan Rusia (P5).

Baca Juga : Serangan Israel di Bulan Ramadhan, Pembangunan Masjid Semi Permanen di Palestina Terhenti

“Saya apresiasi upaya bersama Arab Saudi dalam kerangka OKI, untuk menggalang dukungan dari negara-negara P5 pada bulan November lalu, dan untuk penyelesaian konflik Israel-Palestina,” kata Kiai Ma'ruf, mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Wamenlu Waleed El-Khereji menyatakan bahwa Arab saudi telah melakukan berbagai upaya, mulai dari upaya politik, ekonomi, dan upaya lain untuk terciptanya gencatan senjata secara permanen di Gaza.

“Kami tidak ingin gencatan senjata ini dilakukan hanya sementara, seperti yang dilakukan sebelum-sebelumnya. Yang kami inginkan adalah gencatan senjata untuk selanjutnya. Tidak ada pertikaian antara dua negara bertetangga. Yang kami inginkan adalah kehidupan yang bebas untuk warga Palestina dan Gaza,” kata Waleed.

Baca Juga : Indonesia Sambut Gencatan Senjata Gaza, Dorong Perdamaian Berkelanjutan

“Kami, Kerajaan Arab Saudi terus menerus untuk mengupayakan gencatan senjata ini dengan berbagai upaya, dan tidak pernah berhenti untuk gencatan senjata yang terjadi di Palestina. Dan kami yakin Indonesia juga sepakat dengan apa yang kami lakukan,” katanya.

Wamenlu Waleed datang bersama Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal Abdullah H. Amodi.

Sementara, Wapres didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi, Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi, Staf Khusus Wapres Bidang Umum Masykuri Abdillah, Staf Khusus Wapres Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah Imam Aziz, Plh. Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Lukman Hakim Siregar, serta Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Bagus Hendraning Kobarsih. (Sumber: BPMI, Setwapres)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru