Ribuan Warga Sambut Anies Baswedan di Bone, Ismail Bahtiar: Ada Upaya Gagalkan Kampanye AMIN
Sejumlah orang memakai baju kaos pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo-Gibran datang di kampanye Anies.
Jejakfakta.com, Bone -- Tekanan dan intimidasi kembali terjadi jelang kampanye Calon Presiden (Capres), Anies Baswedan di Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Mulai dari pencabutan baliho hingga penyebaran informasi hoax.
Hal itu disampaikan Juru bicara Timnas AMIN, Ismail Bahtiar saat orasi politik di Lapangan Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Rabu (17/1/2024). Menurutnya, ada yang ingin menggagalkan kampanye Anies.
"Alhamdulillah ada dari Bone, Soppeng, Wajo, Sinjai hadir semua. Meski pun ada banyak intimidatif, ada yang coba membuyarkan kegiatan ini, banyak yang menggiring opini," kata Ismail kepada wartawan usai kampanye akbar Anies, di lapangan Cina, Bone, Rabu (17/1/2024).
Baca Juga : Bupati Bone Hadiri Syukuran HUT ke-65 Bank Sulselbar
Calon anggota legislatif (Caleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengungkapkan selama dua hari menjelang kampanye, pihaknya mendapat intimidasi mulai pencabutan baliho hingga tersebar Hoax bahwa Capres nomor urut 1 itu tidak jadi datang berkampanye di Bone.
“Waduh, banyak itu. Dua hari sebelum acara kita sudah masang baliho, spanduk kemana-mana, besoknya pada ilang. Besoknya pada banyak yang dicabutin. Kita coba cari tau cuma nggak ketemu,” ujarnya.
“Yang saya heran kok ada orang nyebar hoaks. Katanya pak anies nggak jadi datang, pak anies pindah acaranya ke jam 1 siang. Tapi lihat sendiri tadi pagi, alhamdulillah, sampai nggak ada tempat ruang gerak untuk masuk ke veneu acara,” sambungnya.
Baca Juga : Misteri Kematian Pengacara Rudy S Gani: Dua Bulan Berlalu, Polisi Masih Berusaha Ungkap Pelaku
Tidak sampai disitu, Ismail juga membeberkan sejumlah orang memakai baju kaos pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02, Prabowo-Gibran yang juga datang di kampanye Anies.
“Itulah yang saya maksud. Jadi saya kalau pengen buka semuanya di sini, rasanya butuh wawancara khusus. Tetapi tadi malam, kira-kira jam 1 saya masih di lapangan, ada beberapa orang datang, nanya-nanya segala macam,” ungkapnya.
Meski mendapatkan intimidasi serta ancaman, Ismail tetap yakin untuk menyukseskan kampanye dan memenangkan Capres nomor urut 1, Anies Baswedan di Kabupaten Bone.
Baca Juga : Meski Diguyur Hujan, Pendukung Pasangan 'Mulia' Tak Urung Semangat Ramaikan Kampanye Akbar
"Tapi hari ini kita buktikan. Alhamdulillah Bone akan menjadi saksi kita menang mutlak di Kabupaten Bone," tuturnya.
Sementara Capres Anies Baswedan merespon soal intimidasi dan ancaman dalam pelaksanaan kampanyenya di Cina, Bone. Ia mengatakan hal tersebut tidak begitu berat di banding beban yang dirasakan rakyat Indonesia.
Baca Juga : [HOAKS] Pesan Serial 444 Klaim Bantuan Rp250 Ribu Biaya Transport Kampanye Appi-Aliyah
"Saya selalu sampaikan, seberat-beratnya intimidasi kepada AMIN masih lebih berat beban keluarga-keluarga di Indonesia. Masih lebih berat anak-anak muda yang mencari pekerjaan," tuturnya.
Anies menegaskan akan menghadapi tekanan dan tantangan berat apapun itu untuk tetap maju di Pilpres 2024.
"Jadi bila untuk membuat keluarga hidupnya lebih ringan, bila anak-anak muda lebih mudah dapat pekerjaan. Bila kami harus menghadapi tekanan, kami hadapi tantangan berat, kami akan hadapi itu demi perubahan di Indonesia," ucapnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News