Banjir di Perumnas Antang Makassar, Warga Mulai Keluhkan Terserang Penyakit Kutu Air dan Diare

Petugas Puskesmas Tamangapa Makassar melakukan pemeriksaan kesehatan warga terdampak banjir di Lokasi Pengungsian Masjid Al-Muttaqin Antang Makassar, Kamis (18/1/2024). @Jejakfakta/Samsir

Sebanyak 444 jiwa mengungsi akibat terdampak banjir di kawasan Perumnas Antang.

Jejakfakta.com, Makassar -- Warga terdampak banjir di Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar mulai mengeluhkan terserang penyakit kutu air atau lancat serta gatal-gatal.

Diketahui, beberapa hari lalu wilayah Perumnas Antang khususnya Blok 8 dan 10 terendam banjir yang mengakibatkan warga terpaksa mengungsi.

Ketua RT 8, Fathia, mengatakan, warganya yang mendapat pemeriksaan dari pihak kesehatan mengaku mengalami penyakit kutu air.

Baca Juga : Puluhan Tahun Langganan Banjir, Pemkot Makassar Perbesar Box Culvert dan Normalisasi Drainase di Manggala

"Ada yang mengalami gatal-gagal (akibat) kutu air," ujar Fahtia saat ditemui di Lokasi Pengungsian Masjid Al-Muttaqin, Kamis (18/1/2024).

Petugas Puskesmas Tamangapa Makassar, Dewi, mengatakan, pihaknya banyak mencatat warga yang terserang penyakit kutu air. Selain itu, juga disebutkan banyak warga yang diare.

"Kebanyakan gatal-gatal sama diare, berak-berak karena banjir. Kalau yang lansia banyak yang tinggi hipertensinya," ujarnya.

Baca Juga : Wali Kota Munafri Tinjau Langsung Pengungsi di Blok 10 Antang Tengah Malam

Pantauan Jejakfakta.com di lokasi banjir sekitar pukul 17.00 Wita tampak air mencapai pinggang orang dewasa.

Diketahui, Data pihak Kecamatan Manggala yang mengungsi akibat terdampak banjir di kawasan Perumnas Antang sebanyak 444 jiwa.

"Untuk sekarang ada 444 (pengungsi), ini terbagi di delapan lokasi pos pengungsian. Masing-masing Blok 10 dan Blok 8 itu satu kelurahan," kata Camat Manggala Andi Eldi Indra Malka saat dikonfirmasi Wartawan pada Kamis (18/1/2024) kemarin.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru