Jelang Ramadan, Bupati MYL Resmikan Masjid SMPN 2 Pangkajene

Jelang bulan suci Ramadan, Masjid UPT Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Pangkajene, diresmikan langsung Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), Selasa (13/2/2024). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Pangkep

Pembangunan masjid hasil donasi Pemkab Pangkep, PT Semen Tonasa, Alumni, orangtua siswa dan siswa.

Jejakfakta.com, Pangkep -- Jelang bulan suci Ramadan, Masjid UPT Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Pangkajene, diresmikan langsung Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), Selasa (13/2/2024).

Selain Masjid, Bupati MYL juga meresmikan gedung laboratorium komputer SMPN 2 Pangkajene.

Bupati MYL berharap, masjid bukan hanya digunakan untuk civitas SMPN 2 tapi juga untuk masyarakat umum.

Baca Juga : Masjid Bukan Sekadar Tempat Ibadah, Wabup Gowa Dorong Baitul Iman Jadi Pusat Kebersamaan Warga

"Kami berharap dengan adanya masjid ini, anak-anak bisa melaksanakan salat fardu di masjid sekolah," katanya.

Selain itu, hadirnya gedung komputer, menambah sarana dan prasarana yang diharapkan bisa meningkatkan melek tekhnologi bagi peserta didik.

Saat ini dengan model Internet of Thing, semua orang mengandalkan komputer. Peserta didik diharapkan dapat berfikir bukan hanya tradisional tapi mengubah pola pikir.

Baca Juga : Pemkab Luwu Timur Bangun Dua Masjid di Aceh Tamiang, Wujud Solidaritas Daerah Terdampak Bencana

"Kita berharap ruangan ini dapat digunakan sebagaimana mestinya, dan dijaga baik-baik oleh sekolah," tambahnya.

Kepala UPT SMPN 2 Pangkajene, Alimuddin mengatakan pembangunan masjid hasil donasi Pemkab Pangkep, PT Semen Tonasa, Alumni, orangtua siswa dan siswa.

"Kalau dipikir, anggaran terbesar bantuan dari alumni dan orang tua siswa. Bahkan ada yang menanggung tehel dan plafonnya," katanya.

Baca Juga : Wali Kota Munafri Arifuddin Tegaskan Masjid sebagai Pusat Ibadah dan Interaksi Sosial

Saat ini Masjid SMPN 2 masih proses pembangunan, jelang bulan Ramadan akan dirampungkan tempat wudhu dan toilet.

Masjid SMPN 2 seluas 20 kali 15 meter persegi, sebelumnya berupa Musallah yang diubah menjadi Masjid.

"Untuk siswa dipakai salat duha dan salat dhuhur berjamaah dan untuk salat lima waktu dipakai oleh masyarakat umum," ujarnya.

Baca Juga : Masjid Nurul Hidayah Puncak Indah Dibangun Lebih Megah, Bupati Irwan Letakkan Batu Pertama

Terkait laboratorium, merupakan bantuan DAK melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Erwin Ijarta
Berita Terbaru