Pemkab Maros Sediakan 18 Posko Kesehatan untuk Petugas Pemilu 2024

Pemerintah Kabupaten Maros sediakan Satgas Kesehatan Pemilu di 18 posko kesehatan petuga pemilu. @Jejakfakta/dok Diskominfo-SP Maros

Petugas kesehatan melakukan skrining kesehatan tensi, riwayat penyakit dan menyediakan vitamin, susu dan permen untuk petugas.

Jejakfakta.com, Maros -- Guna meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya menjaga kesehatan petugas Pemilu dalam pelaksanaan Pesta Demokrasi 2024, Pemerintah Kabupaten Maros sediakan Satgas Kesehatan Pemilu.

Satuan Gugus Tugas Kesehatan Pemilu ini tersedia di 18 Posko Kesehatan yang masing-masing bertempat di Kantor Camat setempat, UPTD Puskesmas dan Rumah Sakit.

Peran petugas Kesehatan menjadi faktor penting sebagai langkah antisipasi kasus kesakitan dan kematian pada penyelenggaraan pemilu 2024, mengingat tingginya angka Kematian petugas Pemilu pada pemilu 2019 lalu.

Baca Juga : Bawaslu Sulsel Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Pemilu lewat Rakor Sentra Gakkumdu dan Forum Masukan Regulasi

Menurut Bupati Maros, H.A.S. Chaidir Syam bersama unsur Forkopimda Kabupaten Maros yang turun langsung meninjau salahsatu posko Kesehatan Pemilu di Kantor Kecamatan Lau.

Ia mengaku adanya posko kesehatan Pemilu ini sebagai bentuk perhatian dan apresiasi Pemkab Maros kepada Para petugas pemilu yang telah bekerja secara maksimal.

"Kami bersama untuk Forkopimda Kabupaten Maros mengantisipasi menjaga dan menguatkan fisik petugas pemilu melalui posko kesehatan pemilu, Jadi nanti para Petugas Pemungutan Suara (PPS) setelah menyerahkan logistik ke PPK langsung di skrining kesehatan oleh satgas kesehatan pemilu, jika ada keluhan petugas satgas kesehatan akan memberikan suplemen dan susu murni atau obat jika diperlukan," jelasnya.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Harap Kolaborasi Erat dengan Partai Hanura Jelang Pemilu 2024

Posko Kesehatan Pemilu ini telah berjalan sejak tanggal 14 Februari kemarin, sudah 200 Petugas pemilu yang diskrining dan segera ditangani oleh satgas kesehatan pemilu. Selain itu, mobil ambulance sudah siap sedia di tiap-tiap posko kesehatan agar mengantisipasi jika terjadi kemungkinan terburuk.

Tidak hanya itu, bupati juga menyampaikan bahwa pemkab Maros telah menganggarkan perawatan VIP di Rumah Sakit melalui program UHC bagi petugas yang mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Jika terdapat gejala berat langsung dirujuk ke rumah sakit atau puskesmas dengan pelayanan VIP, Posko Kesehatan ini 1x24 jam dan akan berlangsung sampai semua logistik dikirim ke KPU Kabupaten dan Provinsi," ungkapnya.

Baca Juga : Lakpesdam dan Lapar Sulsel Gelar Diskusi Soal Pemilu dan Desakan Reformasi Partai Politik

Chaidir berharap dengan posko ini mampu memberikan pelayanan kesehatan bagi petugas pemilu yang telah berpeluh menjaga hasil pemilu.

Hal ini dilanjutkan oleh Kepala Polres Maros AKBP Awaluddin, tim satgas kesehatan pemilu ini gabungan dari Dinas Kesehatan, Polisi dan TNI. Rencana Penanganan kesehatan ini akan berlangsung hingga penyerahan logistik tuntas.

Sementara itu, Petugas PPK Muhammad Syarifusdin merasa bersyukur dan berterima kasih dengan adanya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Maros yang telah peduli pada kesehatan para petugas pemilu.

Baca Juga : Taufan Pawe Dorong Penguatan Wewenang Bawaslu Usai Evaluasi Pemilu Serentak

"Tadi saya diskrining kesehatan tensi, riwayat penyakit setelah itu saya diberikan vitamin, susu dan permen" tutupnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Atri Suryatri Abbas
Berita Terbaru