KPU Makassar Tepis Anggota PPK Ngamuk saat Rakor Persiapan Rekapitulasi, Abdi: Luapan Rasa Sayangnya kepada Lembaga

Anggota PPK Mamajang Rifaldi melakukan protes kepada komisioner KPU Makassar terkait kisruh distribusi dan permasalahan logistik yang menjadi beban anggota PPK saat rapat koordinasi persiapan rekapitulasi di tingkat kecamatan, di di Hotel Four Point Makassar, Jumat (16/2/2024) kemarin. @Jejakfakta/tangkapan layar

Rifaldy juga mempertanyakan ketegasan KPU Makassar terkait kesediaan saat proses rekapitulasi dan jumlah penyediaan operator.

Jejakfakta.com, Makassar -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, Abdi Goncing tanggapi video terkait anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang melakukan protes saat rapat koordinasi persiapan rekapitulasi di tingkat kecamatan, di Hotel Four Point Makassar, Jumat (16/2/2024) kemarin.

Dalam video yang diterima Jejakfaka.com, anggota PPK tersebut berbicara dengan nada tinggi saat mengikuti rapat bersama anggota PPK dan PPS lainnya.

Namun, Abdi menepis bahwa anggota PPK di dalam video tersebut melakukan protes dengan nada tinggi.

Baca Juga : KPU Temui Wali Kota Makassar Bahas Sinergi Program Pemutakhiran Data dan Pendidikan Pemilih

"Tidak adaji yang mengamuk, bukanji marah-marah tawwa itu," ucap Abdi kepada Jejakfakta.com, Sabtu (17/2/2024).

Oleh karena itu Abdi menyebut bahwa, anggota PPK tersebut melakukan hal itu sebagai bentuk rasa sayangnya kepada lembaga.

"Lebih tepatnya mungkin sebagai luapan rasa sayangnya kepada lembaga KPU," tandasnya.

Baca Juga : Pemerintah Kota Makassar dan KPU Kolaborasi Siapkan Pemilihan RT/RW Demokratis

Sebelumnya, anggota PPK Mamajang Rifaldi melakukan protes kepada komisioner KPU Makassar terkait kisruh distribusi dan permasalahan logistik yang menjadi beban anggota PPK sehari hingga hari pencoblosan 14 Februari kemarin.

Anggota PPK menilai kisruh muncul karena tidak profesional dalam melakukan persiapan baik logistik, bimtek, dan pemahaman regulasi oleh jajaran ke bawah hingga KPPS.

Rifaldy juga mempertanyakan ketegasan KPU Makassar terkait kesediaan saat proses rekapitulasi dan jumlah penyediaan operator.

Baca Juga : Munafri Arifuddin Resmi Jadi Wali Kota Makassar 2025-2030, Appi: Tak Ada Lagi Nomor Urut

Kendati demikian, Rifaldi merasa saat rapat dirinya tidak ditanggapi oleh komisioner KPU Makassar sehingga melakukan protes.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Atri Suryatri Abbas
Berita Terbaru