Pemkot Makassar Segera Tentukan Tarif IPAL Losari

Presiden RI Joko Widodo saat memberikan sambutan peresmian Proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Losari, Kamis (22/2/2024). @Jejakfakta/dok. Humas Pemprov Sulsel

IPAL hanya bisa digunakan untuk rumah tangga sehari-hari dan tidak kayak konsumsi. 

Jejakfakta.com, Makassar -- Proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Losari yang telah diresmikan oleh Presiden, Joko Widodo akan segera dioperasikan. 

Direktur Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR, Diana Kususmastuti mengatakan pihaknya akan menunggu tarif yang akan di tentukan oleh Pemerintah Kota Makassar. 

“Tadi penyampaiannya (Jokowi) segera operasional kan. Tarifnya segera ditetapkan oleh pak wali kota, kemudian bisa menyambung,” kata Diana, Kamis (22/2/2024). 

Baca Juga : Jusuf Kalla Tempuh Jalur Hukum, Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Bareskrim

Diana menerangkan bahwa proyek IPAL Losari terdebut mempunyai proses yang canggih, diantaranya perpipaan dan juga truk limbah dijadikan satu, kemudian diolah, lalu diendapkan hingga bakteri di dalamannya dikeluarkan agar air yang keluar jernih. 

Oleh karaena itu, Diana memastikan pengelolahan limbah ini, dapat menjaga lingkungan lebih baik, tidak mencemari lingkungan dan menjaga kesehatan masyarakat di Kota Makassar . 

“Tidak ada bau, jernih, kemudian kalau dibuang ke sungai-sungai dan kanal tidak mengotori. Di sini, di sebelah itu ada perumahan ya, dan perumahan itu kan tidak (terganggu) bau kan. Itu ada pengelolaannya, bahwa baunya terkontrol,” bebernya. 

Baca Juga : Wali Kota Munafri Luncurkan Gerakan Makassar Bebas Sampah 2029, Targetkan Rumah Tangga Zero Waste pada 2028

Meski begitu, proyek IPAL Losari ini, Diana berpesan bahwa IPAL tersebut, hanya bisa digunakan dalam proses kegiatan rumah tangga sehari-hari, namun tidak kayak untuk dikonsumsi. 

“Oh jangan. Jangan diminum kalau itu,” ujarnya. 

Sementara Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto menyebut teknologi yang di gunakan merupakan teknologi yang terbaru dan akan digunakan di Ibu Kota Negara (IKN). 

Baca Juga : PDAM Makassar Perpanjang MoU dengan BPKP Sulsel dan Minta Review Pengelolaan IPAL Losari

“Dari informasi yang saya dapat langsung dari pak menteri inilah teknologi yang paling baru, dan kemungkinan ini tipe yang dipakai di IKN itu artinya sebelum di IKN sudah ada di Makassar,” cetusnya. 

Terkait tarif yang akan di tentukan, kata Danny sapaan akrabnya untuk sementara proyek IPAL Losari tersebut belum bayar jika ingin digunakan, namun pihaknya akan segera menentukan tarif IPAL tersebut. 

“Belum, sementara kan belum berbayar untuk sementara,” pungkasnya.(*) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Atri Suryatri Abbas
Berita Terbaru