JK Ajak Alumni HMI Tidak Melulu Urus Politik
“Mari kita bersama sama bukan hanya berpikir politik dan birokrasi tapi juga mari sebagian dari kita untuk terjun ke ekonomi," kata JK saat memberi sambutan Munas ke III HIPKA, di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (6/12/2022).
Jakarta, jejakfakta.com - Dewan Pembina Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA), Jusuf Kalla, berharap kepada anggota Korps Alumni HMI (KAHMI) tidak melulu terjun ke dunia politik tetapi juga bergelut ke dunia bisnis atau entrepreneur.
Alasan JK agar tidak terjadi gap antarumat beragama.
“Mari kita bersama sama bukan hanya berpikir politik dan birokrasi tapi juga mari sebagian dari kita untuk terjun ke ekonomi," kata JK saat memberi sambutan Munas ke III HIPKA, di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (6/12/2022).
Baca Juga : Jusuf Kalla Resmikan Masjid As Sholihin Yokohama, Dorong Masjid Jadi Pusat Persatuan Diaspora
Mantan Wakil Presiden RI itu memberi contoh perbandingan di Filipina yang keadaannya hampir sama dengan Indonesia.
"Perekonomiannya dikuasai oleh Spanyol dan China namun ada perbedaan fundamental, kalau di Filipina semua katolik, beda halnya di Indonesia yang mampu sebagian besar justru mereka yang beragama non Islam dari Tionghoa. Ini sangat berbahaya bagi keduanya baik bagi orang kaya sebagaimana kerusuhan 1998 dan orang miskin yang makin ketinggalan," tutur JK.
JK mengingatkan untuk mengatasi gap antara yang kaya dan miskin di Indonesia bukan mengurangi taraf hidup orang kaya. Akan tetapi menaikkan kualitas hidup orang miskin melalui pemberdayaan ekonomi.
Baca Juga : Jusuf Kalla Tempuh Jalur Hukum, Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Bareskrim
JK berharap ke KAHMI, melalui HIPKA, bisa mengambil peran tersebut demi menghindari masalah sosial akibat kesenjangan ekonomi di kemudian hari.
"Apabila ada gap yang terlalu jauh ini akan menyebabkan masalah sosial di kemudian hari. Ini yang harus kita hindari. Bukan menurunkan yang kaya tapi menaikkan yang belum mampu menaikkan generasi muda yang berusaha," kata JK. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News