50 TB Rangers dari MSIB Siap Bekontribusi untuk Eliminasi TBC di Sulsel

50 orang mahasiswa MSIB tersebut siap berkontribusi dalam eliminasi TBC melalui magang Campus Leaders Program Batch 8 sebagai kemitraan Yamali TB bersama Bakrie Cente Foundation (BCF) melakukan sinkronisasi program dan KPI di Pantai Tanjung Bayam, Kota Makassar, Sabtu (9/3/2024). @Jejakfakta/Ist.

Menggalang kekuatan dan solidaritas antar warga menekan angka kasus TBC dan angka kesembuhan bagi para penyintas.

Jejakfakta.com, Makassar -- Sebanyak 50 mahasiswa Magang Studi Independen Bersertifikat (MSIB) dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia yang tergabung sebagai TB Rangers berkomitmen untuk berkontribusi dalam upaya Eliminasi TBC di Indonesia.

50 orang mahasiswa MSIB tersebut siap berkontribusi dalam eliminasi TBC melalui magang Campus Leaders Program Batch 8 sebagai kemitraan Yamali TB bersama Bakrie Cente Foundation (BCF). Mereka telah melakukan aktivitas terhitung sejak akhir Februari dan baru saja melakukan sinkronisasi program dan KPI di Pantai Tanjung Bayam, Kota Makassar, Sabtu (9/3/2024).

Magang Campus Leaders Program merupakan salah satu implementasi dari Program Kolaborasi Nasional Multi Stakeholder dan Multi-years Percepatan Eliminasi TBC di Indonesia Sebelum Tahun 2030.

Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Tegaskan Komitmen Makassar dalam Eliminasi TBC di Forum Nasional

Kasri menjelaskan, Program Kolaborasi Nasional Multistakeholder dan Multi-years Percepatan Eliminasi TBC tahun 2030 ini merupakan salah satu upaya untuk peran pengentasan penyakit TBC di Indonesia yang saat ini angkanya sudah berkisar 1.060.000 ribu kasus menurut WHO.

"Koloborasi ini melibatkan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kesehatan, dunia usaha dalam hal ini Kadin Indonesia, serta BCF dan Yamali TB sebagai representasi komunitas untuk menggalang kekuatan dan solidaritas antar warga dalam andil berkontribusi menekan angka kasus TBC dan angka kesembuhan bagi para penyintas," ujar Kasri, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/3/2024).

Sementara itu, secara terpisah Penanggungjawab Program TBC Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, Andi Julia Junus, menyampaikan antuasiasnya atas keberadaan TB Rangers di Sulsel.

Baca Juga : Maknai Hari Relawan 2024, Yamali TB Segarkan Para Kader dengan Jambore di Bira

"Ini tentu sedikit banyak akan sangat membantu kita termasuk dari sisi pelaksana di Dinas Kesehatan, apalagi periodenya ini juga bertepatan dengan momentum bulan Maret yang mana ada hari pernigatan hari Tuberkulosis se-dunia pada 24 Maret," kata Andi Julia.

“Kami tentu berharap melalui TB Rangers ini ada inovasi-inovasi kegiatan lagi yang ditampakkan, Dinkes bersama Yamali TB tentu akan selalu siap membantu dan memfasilitasi mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyatanya,” tambahnya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru