Jaga Silaturahmi, IAS Disambut Hangat Warga Ulaweng dan Tanete Riattang Bone
IAS mendengar sejumlah aspirasi warga Bone seperti harapan pemekaran wilayah Bone, perbaikan iklim usaha pandai besi dan pengrajin songkok recca, hingga keluh kesah petani terkait harga.
Jejakfakta.com, Bone - Roadshow politik kandidat bakal calon gubernur Sulsel, Dr Ilham Arief Sirajuddin (IAS) di kabupaten Bone diwarnai sejumlah kejadian seru. Salah satunya, IAS dikejutkan dengan cerita loyalitas dari tokoh masyarakat Jompie, Ulaweng, Almus.
Almus ternyata kordinator Tim Ilham-Aziz Desa Jompie pada Pilgub 2013 lalu. Yang menarik, Almus serta sejumlah warga Ulaweng tiba-tiba berkumpul di Pasar Taccipi setelah tahu IAS berkunjung ke salah satu rumah tokoh masyarakat di kecamatan itu, Kamis (8/12/2022).
Almus meminta waktu untuk bertemu IAS di Warkop Edd, tidak jauh dari pasar Taccipi. Warkop itu milik salah satu pengusaha muda Bone, Ega alias Algazali.
Baca Juga : Aliyah Mustika dan IAS Satukan Semangat Kebersamaan di Jalan Sehat FKPPI–KBPP Polri Sulsel
Pada pertemuan itu, dengan semangat Almus memperlihatkan sertifikat kordinator tim Desa Jompie yang sudah dia simpan selama 10 tahun. Terlaminating rapi.
"Saya sengaja simpan ini (sertifikat--red). Dan saya sejak lama sangat yakin kalau IAS akan kembali maju pilgub setelah 2013. Dan, ternyata keyakinan saya itu terbukti. Saya siap berjuang kembali antar IAS menjadi gubernur di Pilgub nanti," ujarnya bersemangat.
IAS berterima kasih kepada Almus dan warga Ulaweng lainnya. Wali kota Makassar 2004-2014 itu lalu menimpalinya dengan memohon doa kesehatan di hadapan IAS.
Baca Juga : Silaturahmi Akbar Pemprov Sulsel, Munafri–Aliyah Perkuat Sinergi Lintas Daerah dan Jejaring Kolaborasi
Titik berikutnya, IAS menggelar silaturahmi dengan pelanggan setia Warkop Makmur, di Tanete Riattang. Salah satu warkop teramai di Kota Bone itu penuh sesak. Owner Warkop Makmur, bersama pelanggan dari berbagai latar belakang menyambut IAS dengan hangat.
Di silaturahmi ini, IAS mendengar sejumlah aspirasi warga Bone seperti harapan pemekaran wilayah Bone, perbaikan iklim usaha pandai besi dan pengrajin songkok recca, hingga keluh kesah petani terkait harga. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News