Film Genre Komedi 'Keluar Main 1994' Tayang 28 Maret
Kisah kehangatan dalam keluarga, persahabatan, akademik, dan romantis di kota Makassar.
Jejakfakta.com, Makassar -- Film bergenre Komedi ‘Keluar Main 1994’ garapan sutradara Ihdar Nur akan tayang di bioskop pada 28 Maret 2024 pekan ini.
Film produksi DL Entertaiment ini, menceritakan tentang konflik keluarga di tahun 1990-an, di mana seorang anak laki-laki beraneka ibo yang diperankan Arief Brata, bercita-cita menjadi seorang pemain bola, namun orang tuanya meminta untuk fokus di pendidikan saja.
“Sebenarnya kita mau kasih lihat kalau anak-anak punya bakat, jangan dilarang tapi jangan juga terlalu fokus ke bakat. Yang bisa disampaikan sebenarnya bagaimana mereka bisa bagi waktu antara bakat dengan pendidikan. Jadi semuanya jalan,” kata sutradara film ‘keluar main 1994’ , Ihdar Nur, setelah gala premiere di studio XXI Nipah Mall, Makassar, Senin (25/3/2024) lalu.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Resmikan MCH Kedua di Jalan Nusantara, Jadi Ruang Tumbuh Anak Muda Kreatif
Dengan cerita yang digambarkan berada di tahun 90-an, Ihdar mengaku ada beberapa lokasi yang diberi effect visual sesuai di zaman itu.
“Ada beberapa lokasi yang diharuskan pakai visual effect, kayak AC kita kasih hilang. Beberapa lokasi harus kita cari, kendaraan,” ungkapnya.
Di lokasi yang sama, produser film ‘keluar main 1994’, Liani Kawati mengaku bangga dengan film tersebut, karena dapat bersaing secara nasional mengingat film ini karya asli dari Makassar.
Baca Juga : FPM-WTL Demo PT Vale Makassar, Soroti Blok Tanamalia dan Hak Masyarakat Adat
Hal itu Liani katakan usai melihat antusias penonton pada penayangan perdana film ‘keluar main 1994’ di Jakarta pada 22 Maret 2024 lalu.
"Saya yakin film ini dapat mencuri hati para penonton dan berharap dapat meraih kesuksesan sebesar film-film lainnya," kata Liani.
Sementara itu pemeran sebagai Ibo, Arif Brata yakin bahwa film komedi ‘Keluar Main 1994' ini, dapat beradaptasi tidak hanya di masyarakat kota Makassar tapi pada semua kalangan.
Baca Juga : 90 Anak Gowa Berangkat ke Sekolah Rakyat, Peluang Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan
"Ternyata komedinya universal, diterima bukan cuma di Makassar saja tapi teman-teman dari Jakarta juga ternyata menerima jokes-jokes yang ada di film keluar main ini," ujar Arif.
Film yang bercerita tentang suasana tahun 1994 di kota Ujung Pandang sebelum berubah nama menjadi kota Makassar ini, banyak menyajikan istilah gaul anak muda Makassar pada masa itu.
Dengan kisah yang disajikan pada film ini, terkait anak muda yang hendak meraih mimpi namun terkendala orang tua, menurut Arif hal itu masih ada kaitannya dengan kehidupan sekarang.
Baca Juga : Makassar Siap Jadi Tuan Rumah Olymrun 2026, Targetkan 5.000 Pelari di Anjungan Pantai Losari
"Di sini juga banyak kehangatan dalam keluarga, persahabatan, akademik, dan ada sisi romantisnya. Jadi wajib ditonton untuk masyarakat seluruh Indonesia," imbuhnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News