Demo Hardiknas di Makassar, Polisi Amankan Puluhan Mahasiswa
22 Mahasiswa Unismuh Makassar diamankan.
Jejakfakta.com, Makassar -- Demo mahasiswa memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2024 di depan kampus Univeritas Negeri Islam (UIN) Alauddin dan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makasssar, Sulawesi Selatan berakhir ricuh. Puluhan pengunjuk rasa diamankan polisi.
Polisi beralasan mahasiswa yang menggelar unjuk rasa tersebut telah melewati batas waktu 18.00 Wita yang membuat pihak kepolisian melakukan pembubaran secara paksa.
Selain itu aksi mahasiswa menutup dua jalur lalu lintas di Jalan Sultan Alauddin yang mengakibatkan macet parah. Diketahui, Jalan Sultan Alauddin merupakan jalan penghubung Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.
Baca Juga : Pemkot Makassar Tertibkan 55 Lapak PKL di Tamalate, Terungkap Dugaan Sewa Lahan Fasum Selama 30 Tahun
Pantauan di lokasi, para pengunjuk rasa yang melakukan aksi itu langsung kocar-kacir saat didatangi polisi.
Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan. Massa aksi yang berhasil diamankan lalu diangkut ke atas mobil. Tak sedikit mahasiswa mendapat pukulan dari aparat kepolisian.
"Ada dua titik di Jalan Alauddin, di depan (kampus UIN Makassar) dan Unismuh. Tadi sudah diperingatkan agar tertib tapi ternyata tidak mengindahkan malah tetap menutup jalan penuh, bakar ban, dan melempar batu, inilah kami melakukan penertiban," ungkap Kapolrestabes Makassar Mochammad Ngajib kepada Wartawan di Lokasi kejadian, Kamis (2/5/2024).
Baca Juga : PKL Bongkar Mandiri Lapak 20 Tahun di Sultan Alauddin, Pemkot Makassar Kembalikan Hak Pejalan Kaki
"Ada beberapa yang kita amankan dari Unismuh ada 22 dan Alauddin sementara masih kita data kan," sambungnya.
Sejumlah pengunjuk rasa yang diamankan ditemukan ada yang membawa senjata tajam dan salah satu diantaranya ada yang diduga membawa barang terlarang.
"Hasil penggeledahan ada ditemukan dari tas salah satu membawa senjata tajam dan ada yang patut kita duga bawa narkoba," ujar Ngajib.
Baca Juga : Munafri Arifuddin Ajak Pemuda Jaga Demokrasi dan Stabilitas Makassar
Selanjutnya mereka yang diamankan, kata Ngajib, bilamana ada unsur pidana saat melaksanakan aksi, pihaknya tidak akan segan-segan melakukan penegakkan hukum.
"Tindak lanjut kita akan lakukan pemeriksaan kalau memenuhi unsur tindak pidana kita lakukan tindakan tegas," ujarnya.
Saat ini, kata dia, jalur lalu lintas telah bisa dilewati oleh pengendara.
"Semua aman kondusif, ini sudah melanggar dan meresahkan warga lainnya. Yang lain sudah tidak ada," pungkasnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News