Inspeksi Mendadak dan Tes Urin Warga Binaan Rutan Makassar

Inspeksi mendadak terhadap Rumah Tahanan Negara (Rutan) Makassar, dengan melakukan tes urin warga binaan. @Jejakfakta/Samsir

Ditemukan barang-barang seperti botol parfum, hanger besi, mistar besi, kaca cermin, pisau hingga korek gas.

Jejakfakta.com, Makassar -- Inspeksi mendadak terhadap Rumah Tahanan Negara (Rutan) Makassar yang terletak di Jalan Rutan, Kecamatan Rappocini, Makassar Selasa 6 Agustus 2024. Selain mencari barang terlarang, juga dilakukan tes urin kesejumlah warga binaan secara acak.

Pemeriksaan dihadiri gabungan Aparat Penegak Hukum (APH) dari Kepolisian Sektor Rappocini, Komando Rayon Militer 1408-13, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan serta Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulsel.

Dari hasil penggeledahan ditemukan barang-barang seperti botol parfum, hanger besi, mistar besi, kaca cermin, pisau cukur, sendok besi, cairan pembersih lantai, korek gas.

Baca Juga : Bentuk Lembaga Anti Narkoba Daerah, Bupati Irwan Serahkan SK ke BNNP Sulsel

Sementara hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap 20 warga binaan yang secara acak kesemuanya negatif.

"Warga binaan dipilih secara acak dari seluruh kamar hunian pada 8 blok hunian. Dan seperti kita lihat, hasilnya negatif," kata Kepala Rutan Kelas I Makassar, Jayadikusumah, Kamis (8/8/2024).

Ditegaskan Jayadikusumah bahwa sidak tersebut dilakukan dalam upaya memberantas peredaran narkoba serta menjaga keamanan dan ketertiban dalam rutan.

Baca Juga : Lindungi Generasi Muda dari Narkoba, Pemkab Lutim Siapkan Pembangunan BNN Kabupaten

"Sidak ini wujud dari komitmen kami untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika, serta upaya sinergitas dalam melakukan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Rutan," jelasnya.

Senada dengan itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Makassar, Andi Erdiyangsah Bahar, mengatakan pelaksanaan sidak yang melibatkan Aparat Penegak Hukum terkait ini berlangsung aman dan tertib.

"Blok yang disidak ada 5 Blok, yakni Sultan Hasanuddin, Mappanyukki, Andi Djemma, Sultan Alauddin dan A.P. Petta Rani. Kamarnya juga kami acak, total kamar yang digeledah 16 kamar. Sidak dimulai sekitar jam 8 malam bersama APH terkait," bebernya.

Baca Juga : Sinergi Pemkab dan BNNP Sulsel, BNNK Luwu Timur Segera Terwujud

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sulsel, DR. Agustinus Sollu, M.Si., Kapolsek Rappocini Makassar, AKP. Mustari Alam, Danramil 1408-13/Rappocini, Kapten Inf Nisan, Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Pengelolaan Barang Sitaan, Barang Rampasan Negara dan Keamanan Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulsel, Surianto.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Samsir
Berita Terbaru