Wali Kota Makassar Hadiri Kunjungan Komisi V DPR RI di Kantor Gubernur Sulsel
Kunjungan Komisi V DPR-RI di Makassar Sulawesi Selatan dalam rangka peninjauan infrastruktur dan transportasi persiapan mudik lebaran tahun 2024.
Makassar - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menghadiri kunjungan Komisi V DPR RI reses masa persidangan IV Tahun 2023-2024, di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Jumat (5/4/2024).
Kunjungan Komisi V DPR-RI di Makassar Sulawesi Selatan dalam rangka peninjauan infrastruktur dan transportasi persiapan mudik lebaran tahun 2024.
Danny hadir bersama bupati dan wali kota se-Sulsel.
Baca Juga : HUT ke-357 Sulsel, Plt Bupati Gowa dan Ketua TP PKK Meriahkan Kirab Swasembada Pangan
Hadir Wakil Ketua Komisi V DPR RI A Irwan Darmawan Aras beserta anggota Djenri Alting Keintjem, Sarce Bandaso Tandiasik, Hamka B Kady, Sumail Abdullah, Muhammad Aras, Muhammad Fauzi dan Eddy Santana Putra. Serta mitra Komisi V dari Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, BMKG dan Basarnas.
Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin mengucapkan terima kasih atas dukungan Komisi V DPR RI selama ini. Khususnya Anggota Komisi V DPR RI Sulsel yang telah banyak membantu pembangunan infrastruktur di wilayah ini. Dalam konteks ini, ia menekankan pentingnya koneksi antara infrastruktur darat, laut, dan udara.
Menurutnya, infrastruktur di Sulsel harus siap menghadapi lanskap baru ekonomi Indonesia. Pj Gubernur menyoroti peluang terbaru. Hal ini dikaitkan dengan hadirnya ibu kota negara baru di IKN, Kalimantan Timur. Serta peluang konektivitas secara lokal, regional, maupun global.
Baca Juga : Wabup Puspawati Promosikan Produk Unggulan Luwu Timur di Sulsel Expo & Culinary
"Peluang terbaru ini harus kita tangkap," kata Bahtiar, saat menerima Kunjungan Kerja Komisi V di Kantor Gubernur Sulsel.
Gubernur berharap Sulsel dapat berperan sebagai penyangga IKN, terutama dalam hal pangan. Sulsel memiliki posisi strategis sebagai kota terbesar yang berdekatan dengan IKN, serta potensi pengembangan kawasan industri yang terus dilakukan.
Ia pada kesempatan ini memperlihatkan peta administrasi baru Sulsel. Peta baru yang memandang wilayah ini dari berbagai sudut, termasuk pesisir, laut, dan udara.
Baca Juga : Darmawangsyah Muin Sambut Sulsel Cup 2026, Gowa Jadi Pusat Sepak Bola Sulsel
Peta baru landscape ekonomi ini memasukkan gugus kepulauan Sulsel yang berbatasan dengan Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara.
Peta ini tidak hanya mencakup pesisir dan daratan, tetapi juga menyoroti laut dan udara di sekitarnya. Peta ini memberikan gambaran yang jelas tentang potensi ekonomi dan sumber daya alam yang dimiliki oleh wilayah Sulsel.
Peta baru Sulsel secara global membuka peluang baru bagi kawasan ini dalam mengembangkan ekonomi dan potensi wilayahnya. Dengan konsep dan reorientasi ekonomi yang diintegrasikan dengan Lintang Utara, Sulsel dapat memperluas jangkauan pengaruhnya secara global.
Baca Juga : Warga Lae-Lae Kembali Tegaskan Penolakan Rencana Reklamasi 12,11 hektare di Hadapan Pemprov Sulsel
Pj Gubernur Bahtiar mengajak Komisi V DPR RI, pemangku otoritas, kementerian, dan lembaga yang beroperasi di bidang infrastruktur di Sulsel untuk memiliki frekuensi dan pandangan yang sama tentang pembangunan di Sulsel.
"Maka cara pandang kita infrastruktur apa yang harus kita eksekusi dalam jangka pendek, menengah dan panjang harus kita samakan," katanya.
Ia berharap para legislator di Senayan dapat terus memperjuangkan kepentingan dan aspirasi dari Sulsel demi kemajuan wilayah ini.
Baca Juga : Munafri Suarakan Kepentingan Ojol, Usul Relaksasi Aturan Ganjil-Genap Saat Pengisian BBM di SPBU
"Mudah-mudahan Bapak otoritasnya sebagai legislator, wakil kami di Senayan memperjuangkan kepentingan dan aspirasi dari Sulsel," kata Bachtiar.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News