Marak Anak Cuci Darah, Aliyah Mustika Ilham Gandeng BPOM Ingatkan Orang Tua Lindungi Anak dari Cemilan Kekinian

Anggota DPR RI Komisi IX, Aliyah Mustika Ilham pada sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui KIE tentang Obat dan Makanan di Aerotel Smile Makassar, Senin (19/8/2024). @Jejakfakta/RezaArifuddin

Memberikan edukasi tentang panganan sehat untuk memantau anak.

Jejakfakta.com, Makassar -- Maraknya kasus cuci darah pada anak yang terpantau belum lama ini, menjadi perhatian khusus bagi Anggota DPR RI Komisi IX, Aliyah Mustika Ilham.

Guna memaksimalkan hal tersebut, legislator fraksi Demokrat ini menggandeng Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Kota Makassar.

"Belum lama ini viral pemberitaan terkait kasus cuci darah dan yang mirisnya dilakukan pada anak. Sehingga tentu hal ini menjadi perlu perhatian khusus dan penanganan yang serius," tegas Aliyah dihadapan ratusan orang tua anak pada sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui KIE tentang Obat dan Makanan di Aerotel Smile Makassar, Senin (19/8/2024).

Baca Juga : Kado Hardiknas 2026, Munafri Tingkatkan Insentif Guru dan Fasilitas Siswa di Makassar

Lanjut Aliyah, pada kasus ini peran orang tua sangat dibutuhkan. Dalam hal ini kata dia, memantau makanan anak seperti makanan ringan yang notabenenya menjadi panganan kesukaan anak.

"Untuk para orang tua, tolong dipantau makanan anaknya terkhusus cemilan kekinian yang dikemas unik untuk menarik perhatian anak yang saat ini banyak diperdagangkan," terang Aliyah.

Untuk itu, melalui kegiatan ini para orang tua yang hadir bisa mendapatkan ilmu tambahan dari ahlinya tentang panganan sehat untuk memantau anak.

Baca Juga : Krisis Air Ancam Layanan RS Mata Makassar, Pemkot–Kemenkes–PDAM Bergerak Cari Solusi Cepat

Pada sosialisasi ini turut hadir Kepala BPOM Makassar, Dra Hariani Apt yang nampak mengapresiasi kegiatan edukasi tersebut.

"Kami di BPOM sudah cukup lama digandeng Ibu Aliyah untuk mengedukasi, melindungi masyarakat khususnya terkait obat dan makanan yang berbahaya termasuk cemilan anak," ujar dia.

Diharapkan melalui sosialisasi ini orang tua selaku garda terdepan melindungi anak bisa menyaring informasi materi yang diberikan, sehingga generasi emas mendatang semakin sehat.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Erwin Ijarta
Berita Terbaru