Pemkab Pangkep Sosialisasi Pentingnya Asuransi Usaha Tani Padi dan Ternak

Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (tengah) saat sosialisasi asuransi usaha tani padi (AUTP) di Pangkep, Selasa (10/9/2024).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangkep Andi Sadda mengatakan, AUTP penting untuk mendukung masyarakat di sektor pertanian.

Pangkep - Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) menyampaikan pentingnya asuransi bagi usaha padi dan ternak guna melindungi hasil pertanian dan peternakan masyarakat.

"Kita berharap program pemerintah untuk petani dan peternak bisa meningkatkan penghasilan, dan terkait asuaransi bagi petani dan peternak ini bisa juga maksimal di Kabupaten Pangkep," kata MYL saat sosialisasi asuransi usaha tani padi (AUTP) di Pangkep, Selasa (10/9/2024). 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangkep Andi Sadda yang mendampingi MYL, mengatakan, AUTP penting untuk mendukung masyarakat di sektor pertanian.

Baca Juga : Bupati Pangkep Kembali Pimpin IKA Perikanan Unhas: "Jangan Sekadar Temu, Tapi Harus Berdampak"

"Setelah mendaftarkan sawahnya untuk diasuransikan di Jasindo, kerugian masyarakat akibat kerusakan yang diakibatkan alam akan diganti sebesar 4 juta/hektar selama satu musim tanam," kata Andi Sadda.


Ternak sapi, kata Andi Sadda, akan dibayarkan 10 juta per ekor jika sapi mengalami kematian akibat wabah penyakit atau hilang, setelah membayarkan asuransi sebesar Rp40.000 per ekor setiap tahunnya.

Baca Juga : Bupati Pangkep Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Peserta Kenakan Pakaian Adat


Andi Sadda juga menyampaikan, pada musim tanam ini sebanyak 3000 ton pupuk subsidi akan dikucurkan di Kabupaten Pangkep. 

"Kabupaten Pangkep juga mendapat bantuan pompanisasi air untuk persawahan sebanyak 500 unit dan untuk sekarang sudah ada 306 unit di bagikan untuk masyarakat," katanya.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru