Wujudkan Pilkada Damai 2024, Mokhamad Ngajib Berpesan Teguhkan Sikap Sipakatau, Sipakalebbi dan Sipakainge
Hindari praktik politik uang serta waspada terhadap informasi hoax yang dapat menciderai nilai-nilai demokrasi.
Jejakfakta.com, MAKASSAR -- Kapolrestabes Makassar, Komisaris Besar Mokhamad Ngajib berpesan kepada masyarakat agar menjaga situasi perdamaian menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dihelat pada 27 November 2024 mendatang. Hal ini bisa dilakukan dengan tetap meneguhkan sikap Sipakatau (saling memanusiakan), Sipakalebbi (saling menghargai) dan Sipakainge (saling mengingatkan).
"Perlu saya tekankan pada masyarakat kota Makassar, bahwa masyarakat Bugis-Makassar punya budaya sipakatau, sipakalebbi dan sipakainge. Jadi itulah modal yang kuat dalam menjaga persatuan sehingga jika ada perbedaan pilihan. InsyaAllah bisa berjalan aman dan damai," ujar Ngajib kepada Jejakfakta di Aula Polrestabes Makassar, Selasa (10/9/2024).
Selain itu, mantan Kapolres Palembang ini juga mengingatkan agar menghindari praktik politik uang serta waspada terhadap informasi hoax yang dapat menciderai nilai-nilai demokrasi.
Baca Juga : JPPR Sulsel Tolak Wacana Pemilihan Tidak Langsung, Dorong Penguatan Pendidikan Politik
"Jauhi pelanggaran-pelanggaran, hindari money politik, waspada berita hoax dan tingkatkan integritas menjelang pilkada serentak 2024 ini," tutur Ngajib.
Saat ditanya persiapan yang sudah dilakukan semenjak tahapan pilkada telah berjalan, kata Ngajib, pihaknya telah melakukan berbagai macam pencegahan seperti deklarasi damai antar stakeholder dan silaturahmi dari tingkat kecamatan hingga tingkat lorong.
"Itu semua kami lakukan dalam rangka untuk colling sistem untuk menunjukkan kepada masyarakat supaya kedepan dalam pelaksanaan tahapan pilkada ini semuanya bisa berjalan aman dan damai," tuturnya.
Baca Juga : Lakpesdam dan Lapar Sulsel Gelar Diskusi Soal Pemilu dan Desakan Reformasi Partai Politik
Sementara mengenai jumlah personil yang telah diturunkan selama masa tahapan berlangsung, Ngajib mengaku telah menurunkan sebanyak 607 personil. "Nanti ditahapan pencoblosan akan diturunkan sebanyak 1.241 personil yang tersebar di beberapa wilayah," katanya.
Kepada Jurnalis Jejakfakta, Ngajib kembali menegaskan pentingnya menjaga perdamaian dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada). "Himbauan masyarakat supaya tetap memelihara tali persaudaraan, silaturahmi dan pegang teguh budaya sipakatau, sipakainge dan sipakalabbi," pungkasnya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News