PSSI akan Ubah Sistem Masuk SUGBK: November Nanti Lebih Ketat Sedikit Merepotkan

Kualifikasi Piala Dunia 2026

Penonton jelang Timnas Indonesia melawan Australia dalam laga kedua grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/9/2024) malam. (Foto tangkapan layar YT Tribun Sumsel).

Menurut PSSI, jumlah penonton pada laga yang berakhir skor imbang 0-0 itu tercatat sebanyak 70.059 orang. Seluruh tribune penonton tampak lautan merah pada laga tersebut.

Jakarta - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), melalui anggota Komite Eksekutif, Arya Sinulingga, mengatakan, PSSI akan mengubah total sistem masuk ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat laga melawan Jepang pada Jumat (15/11/24) dan Arab Saudi pada Selasa (19/11/24) di SUGBK, Jakarta.

Melansir dari laman PSSI, Arya Sinulingga mengungkapkan, nantinya penonton akan sedikit lebih repot saat masuk ke SUGBK karena adanya scanning

"Sekali lagi kita minta maaf saat laga bulan November nanti pintu masuk akan lebih ketat, sedikit merepotkan. Tapi ini demi kemanan keselamatan, kenyamanan dan ini pelajaran berharga bagi kita semua," kata Arya.

Baca Juga : Australia Luncurkan Program KINETIC Next di Makassar untuk Dukung Wirausaha dan Inovasi Iklim

Rencana PSSI mengubah sistem masuk ini menyusul dugaan adanya penonton yang lolos masuk tanpa tiket saat laga Indonesia Vs Australia di SUGBK, Jakarta, Selasa (10/9/2024) malam.

Menurut PSSI, jumlah penonton pada laga yang berakhir skor imbang 0-0 itu tercatat sebanyak 70.059 orang. Seluruh tribune penonton tampak lautan merah pada laga tersebut.

"Kami sudah mengidentifikasi tadi malam [Selasa malam] adanya penonton tanpa tiket masuk ke dalam stadion. Ini setelah sekitar pertengahan pertandingan kami lihat kok tiba-tiba di beberapa titik, di tangga itu ada terisi," kata Arya Sinulingga.

Baca Juga : Skuad Timnas Indonesia U-23 Komplet Hadapi Vietnam di Final Piala AFF U-23 2025

"Langsung kami meminta pihak keamanan untuk melihat dan mengecek, meminta secepatnya melakukan penebalan keamanan," Arya menambahkan.

PSSI, lanjut Arya, akan melakukan tindakan tegas termasuk kepada orang dalam jika terbukti melakukan tindakan pelanggaran tersebut.

"Dan kami akan melakukan identifikasi dan investigasi lebih detail apakah ada orang dalam yang bermain. Ini pak Ketum Erick Thohir sudah meminta kepada kita, kalau ada orang dalam kita tindak karena ini sudah melanggar ya," kata Arya.

Baca Juga : Indonesia U-23 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-23 2025 Meski Imbang Lawan Malaysia

PSSI telah menyepakati pula, pada laga November PSSI akan bekerja sama dengan crowd management yang lebih profesional. 

"Jadi kami sangat serius soal keamanan, kenyaman akan diambil alih oleh orang-orang profesional," tegas Arya. (PSSI)


Baca Juga : Muhammad Ardiansyah: Kiper Modern yang Jadi Sorotan di Tengah Kritik Penampilan Timnas U-23

Artikel ini telah tayang di laman pssi, Rabu (11/9/2024) dengan judul Evaluasi PSSI Terkait Penonton di Laga Indonesia versus Australia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terbaru