Dari Kemanusiaan ke Aksi Nyata, Komitmen Appi-Aliyah Penuhi Kebutuhan Air Warga Makassar
Masyarakat yang paling terdampak dari krisis air bersih adalah Kecamatan Tallo, Wajo, Ujung Tanah hingga Kecamatan Panakkukang.
Jejakfakta.com, MAKASSAR -- Krisis air bersih yang kini mengancam Kota Makassar terus menjadi perhatian serius pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham (Appi-Aliyah).
Pasangan bertagline MULIA itu secara konsisten bergerak menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak di berbagai wilayah.
Hingga per hari ini, Kamis (26/9/2024) pasangan nomor urut 01 itu telah mendistribusikan sebanyak 115.000 liter (115 Ton) air bersih ke 24 kelurahan di 7 kecamatan.
Baca Juga : Jelang Kedatangan 32 Duta Besar, Wali Kota Ajak APINDO Jadi Motor Gerakan Lingkungan di Makassar
Setiap hari, tim Appi-Aliyah menyalurkan hingga 15 ton air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang sangat mendesak.
“Kami turun setiap hari dengan menyalurkan 15 ton air bersih. Ini adalah pertolongan pertama karena situasinya sangat mendesak dan kemanusiaan menjadi prioritas," kata Munafri Arifuddin saat ditemui di Hotel Aryaduta Makassar.
Ketua Partai Golkar Makassar itu juga mempertanyakan peran pemerintah dalam menangani krisis ini.
Baca Juga : Uni Eropa Kepincut Makassar, Munafri Dorong Kota Daeng Jadi Magnet Investasi Indonesia Timur
Menurutnya, pemerintah semestinya lebih aktif dalam memberikan solusi konkret bagi
masyarakat yang terdampak.
Apalagi krisis air bersih di Kota Makassar ini selalu menjadi persoalan serius setiap tahunnya.
Baca Juga : Sulsel Jadi Daerah Pertama Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Makassar Dorong Data Investasi
“Mana peran pemerintah untuk turun langsung melihat bahwa ada masyarakat di Makassar yang kekurangan air bersih, padahal ini adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi,” tambahnya.
Masyarakat merespon positif langkah ini, mengingat bantuan air bersih sangat dibutuhkan di tengah krisis.
“Alhamdulillah, respon masyarakat sangat baik, karena memang ini sangat dibutuhkan,” ungkapnya.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Soft Launching Pete-pete Laut 12 Juni, Perkuat Akses Warga Kepulauan
Terkait solusi jangka panjang, Munafri mengungkapkan bahwa dirinya telah menyiapkan sejumlah rencana strategis.
“Ke depan, ada beberapa hal yang akan kami lakukan. Pertama, kami akan membangun beberapa sumur bor dengan kualitas air yang baik," ujarnya.
Kedua, kata Appi, menambah kolam-kolam penjernihan air. Jangka panjangnya, mereka akan membangun instalasi baru di daerah sungai di wilayah utara dan selatan kota.
Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Perkuat Diplomasi Makassar di Peringatan 250 Tahun Kemerdekaan Amerika Serikat
Meski demikian, ipar Waketum DPP Golkar Erwin Aksa itu menekankan bahwa apa yang dilakukan saat ini hanyalah bantuan sementara.
"Apa yang kami lakukan hari ini bukanlah solusi, tetapi bentuk kepedulian dan bantuan semata. Ini hanya bagian dari komitmen kami kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka,” tutupnya.
Olehnya, dengan krisis air yang terus berlanjut, perhatian terhadap penyelesaian jangka panjang semakin mendesak.
Diketahui, satu bulan terakhir ini, ketersediaan air bersih semakin menipis, hal itu membuat masyarakat resah, apalagi air menjadi kebutuhan primer masyarakat.
Masyarakat paling terdampak ialah di wilayah utara Kota Makassar, seperti di Kecamatan Tallo, Wajo, Ujung Tanah hingga Kecamatan Panakkukang.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News