Academy for Women Entrepreneurs 2024, Mendorong Pertumbuhan Wirausahawan Perempuan di Masa Depan
Upaya menjangkau lebih banyak perempuan pengusaha di berbagai wilayah.
Jejakfakta.com, MAKASSAR -- Program pelatihan kewirausahaan Academy for Women Entrepreneurs (AWE) kembali hadir di Indonesia dengan jangkauan yang lebih luas dan dampak yang lebih besar! Dengan dukungan penuh dari Kedutaan Amerika Serikat, program pelatihan ini diselenggarakan selama 6 bulan di tiga kota: Jakarta, Makassar, dan Ende, bekerja sama dengan mitra program seperti Alunjiva, Ruang Kolaborasi Perempuan, dan Rumah BUMN Ende.
Ruang Kolaborasi Perempuan mendapatkan kesempatan untuk menjadi implementing partner di Makassar. Sebanyak 40 pengusaha perempuan telah terpilih dari seleksi yang diikuti oleh 130 peserta.
Peserta akan mengikuti beberapa tahapan pembelajaran meliputi seperti pembelajaran online, workshop tatap muka, mentoring bersama ahli bisnis, pitching, hingga pameran kewirausahaan.
Program AWE pertama kali diinisiasi oleh Biro Urusan Pendidikan dan Kebudayaan (ECA) Departemen Luar Negeri AS pada tahun 2019 dan telah memberdayakan lebih dari 25.000 perempuan pengusaha di hampir 100 negara.
AWE bertujuan untuk memberikan perempuan pengusaha pengetahuan, jejaring, dan akses yang mereka butuhkan untuk membangun bisnis yang sukses.
Dalam kegiatan Kick Off Program, Ibu Mary Trechock, Perwakilan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap terselenggaranya kegiatan ini demi mendukung pengembangan pengusaha perempuan di Indonesia.
Baca Juga : Bank Sulselbar Dukung Penjahit Lokal Naik Kelas Lewat Akses Modal UMKM Bersama TP PKK Makassar
Ismi Ariniawati, Project Leader Program AWE Indonesia, menyatakan bahwa di Indonesia, program AWE 2024 dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menjangkau lebih banyak perempuan pengusaha di berbagai wilayah. Program ini menggabungkan model pembelajaran hybrid dengan memadukan platform online dengan sesi pendampingan dan fasilitasi kelas tatap muka.
Sesi awal program AWE 2024 dimulai dengan pembelajaran mandiri melalui Dreambuilder, sebuah platform yang dipersembahkan oleh Freeport-Mcmoran Foundation, dengan dukungan dari Sekolah Manajemen Global Thunderbird Universitas Negeri Arizona, Amerika Serikat.
"Peserta akan mengerjakan modul Dreambuilder yang didesain khusus untuk para pengusaha Perempuan yang mencakup topik-topik penting seperti mengenal ide bisnis, memahami pelanggan dan pasar, pemasaran dan branding, pengelolaan keuangan, membuat rencana bisnis, pendanaan, serta legalitas usaha," ujar Ismi Ariniawati dalam keterangan persnya, Senin (21/10/2024).
Baca Juga : Workshop Pengembangan Bisnis Wirausaha Perempuan di Makassar, Pentingnya Inovasi dan Adaptasi
Menurutnya, platform ini terdiri dari 13 kursus yang memungkinkan peserta dapat menyusun sebuah proposal bisnis di akhir program nantinya.
"Pelatihan kewirausahaan ini dirancang dengan sangat sistematis, dimulai dari tahapan bagaimana peserta memahami tujuan berbisnis yang jelas sampai dengan rencana bisnis ke depan," katanya.
Peserta menunjukkan antusiasme yang luar biasa dalam mengikuti kegiatan ini. Sadaria, seorang pebisnis muda yang sudah aktif dalam pemasaran ekspor, berbagi pengalamannya.
Baca Juga : Ruang Kolaborasi Dorong Inklusi Keuangan Digital untuk Perempuan
"Saya merasa sangat terbantu dengan adanya program ini. Kita diajak melakukan refeleksi Kembali utamanya melatoh diri kita menjadi pebisnis yang memiliki strategi, pantang menyerah dan inovatif," ujar Sadaria.
Meskipun ia sudah memiliki pengalaman dalam ekspor, Sadaria mengakui bahwa pelatihan ini membantu dia merencanakan pengembangan bisnis yang lebih baik. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News